;

Ads

Tampilkan postingan dengan label kriminal ngiler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kriminal ngiler. Tampilkan semua postingan

23 Apr 2013

Begini Jadinya Bila Pengacara "Sidang" Di Ranjang

23 Apr 2013


PENGACARA biasanya jago ngomong dan bersilat lidah. Tapi Sutan Palindih SH, 60, tak bisa ngomong ketika kepergok mesum dengan janda STNK, Ny. Zulfinar, 40. Bahkan ketika kena sanksi adat harus bayar denda 10 truk pasir, pengacara itu hanya dieeem seribu bahasa.
nah-sub
Pengacara juga seorang sarjana hukum, karenanya titel di belakang namanya adalah SH. Tapi meski sarjana hukum, apakah dia juga mengemban misi sebagai penegak hukum? Rasanya tidak. Sebab dalam prakteknya, dia sering mempengaruhi si hakim penegak hukum, untuk merobohkan hukum negara lewat tumpukan uang. Bahkan lewat keahliannya dalam soal hukum, dia senang sekali memainkan celah-celah hukum di pasal-pasal KUHP demi kemenangan klien yang dibelanya. Maka kemudian muncul kata-kata satir: pengacara itu maju tak gentar membela yang bayar.
Bagaimana dengan pengacara Sutan Palindih SH dari Padang (Sumbar) ini? Dia bukan ngotot membela yang bayar, tapi justru malah harus membayar denda 10 truk pasir, gara-gara menggelar acara asmara bersama janda STNK (Setengah Tua Namun Kenyal). Gara-gara kasus ini, –mungkin saking malunya–  Sutan yang biasanya jago ngomong, kini hanya diam tak bisa ngomong. Dia memilih membayar denda 10 truk pasir, daripada namanya semakin dipermalukan di depan khalayak.
Seperti lazimnya pengacara yang laris, Sutan Palindih juga banyak uang dari pekerjaannya membela terdakwa atau klien dalam sidang pengadilan. Dan seperti lazimnya lelaki banyak uang, istilah kata baru bisa ngliwet kenthel sithik (sedikit memask nasi pera), sudah mulai berlagu. Di rumah sudah ada istri, masih juga menginvestasikan uangnya di bidang selangkangan alias punya WIL. Katanya sih untuk penyegaran, agar tidak terjebak pada sebuah rutinitas.
Gendakan Sutan yang bernama Zulfinar ini memang lumayan cantik. Dalam usia 40 tahun janda dua anak ini masih nampak seksi menggiurkan. Kulitya putih bersih, bukit “singgalang” kembarnya nampak nyata. Di sinilah Sutan Palindih menjadi tak berdaya. Di sidang pengadilan dia ahli mengendalikan palu hakim. Tapi di sidang percaturan asmara, dia tak mampu mengendalikan “palu” miliknya yang selalu bergejolak dan ingin berekpresi. Walhasil, si Sutan mengalir saja memperturutkan setan!
Pada hari-hari tentu di kala bebas dari pekerjaan menyusun naskah pembelaan tentunya, Sutan Palindih menyempatkan diri ke rumah Zulfinar di kawasan Sungai Sapih, Bawah Asam, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Sebenarnya si janda tahu seperti apa status urang awak satu ini. Tapi karena tergiur oleh gelontoran uang yang selalu datang membanjir, mau saja dia melayani kebutuhan biologis “datuk maringgih” di era gombalisasi ini. “Ada uang boleh kita bergoyang,” begitu Zulfinar berdalih.
Enak bagi pasangan mesum itu, tapi enek bagi warga yang sangat Islami itu. Maka ketika kembali Sutan – Zulfinar bermesum ria, langsung digerebeknya. Oleh para tetangga keduanya digelandang menuju mobil Satpol PP yang siap menjemputnya. Demikian malunya, Sutan Palindih yang biasanya jago ngomong, kali ini dieeeem saja. Begitu pula Zulfinar, saking malunya malah berpura-pura pingsan. Tapi penduduk tak peduli, keduanya tetap dibawa ke rumah walinagari untuk menjalani sanksi adat.
Berdasarkan bukti-bukti yang ada, Sutan Palindih – Zulfinar dikenai denda 10 truk pasir sebagai sanksi adat. Lagi-lagi sang pengacara itu tak bisa ngomong. Dia lebih baik kehilangan uang daripada kehilangan muka, yang bisa berimbas pada profesinya.
Biar kapok, mestinya dijelaskan bahwa denda itu pasir 10 truck Fuso.
Sumber:http://www.poskotanews.com/2013/04/18/bila-pengacara-menggelar-acara-asmara-janda/

KALUNGUSUS - 16.34

Gadis Lagi Bingung,Dicolok Anunya Pakai "Tespen"


SEBAGAI instalatir listrik, Ngasrun, 45, biasa menggunakan tespen untuk mengecek jaringan listrik. Tapi saat ketemu gadis “bingung” diputus kekasih, dia mengaku dukun dan bisa mengobati. Padahal faktanya, penyakit gadis Laras, 17, tak kunjung sembuh, sementara “tespen” Ngasrun sudah beraksi 15 kali.

Tukang instalatir listrik tak pernah lepas dari tespen dalam kerjanya. Dengan tespen itu dia bisa mengetahui jaringan listrik mana yang berfungsi dan mana yang tidak. Kalau dicolok nyala, berarti jaringan normal. Tapi jika tespen itu tak juga mengeluarkan sinar merahnya, berarti ada masalah dengan jaringan tersebut. Di situlah sang instalatir mulai mencari kabel yang bermasalah.
Beda dengan Ngasrun petugas instalatir PLN di Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo (Jateng) ini. Saat memeriksa jaringan listrik di rumah keluarga Wasito, 47, justru “tespen” pribadinya salah colok pada gadis Laras yang sedang “bingung” karena diputus kekasihnya. Keruan saja Wasito marah-marah demi dilapori putrinya bahwa sudah kena colok tespen Ngasrun  dengan alasan untuk penyembuhan penyakit bingungnya.
Keluarga Wasito memang sedang masalah multidimensi. Listrik di rumah njleglek melulu, karena ada jaringan kabel yang korslet. Tapi di saat yang bersamaan, putrinya juga kena penyakit “bengong” gara-gara ditinggal kekasihnya. Judheg (pusing) Wasito memikirkannya. Mana yang harus masuk skala prioritas untuk penanganannya? Semua penting. Listrik harus nyala, biar rumah tidak gelap. Tapi putrinya juga harus disembuhkan, agar wajahnya bersinar-sinar seperti sedia kala, tidak bermuram durja.
Perusahaan biro tehnik listrik (BTL) di Purwodadi, kemudian dihubungi Wasito. Hari berikutnya Ngasrun petugas BTL itu pun datang ke rumahnya. Saat dia colok sana colok sini, dia melihat anak gadis tuan rumah duduk bengong seperti orang bingung. Wasito pun menjelaskan apa yang terjadi pada putrinya. Lalu kata Ngasrun kemudian, “Kalau bapak percaya, saya sedikit-sedikit juga bisa mengobati gadis bingung seperti Laras ini.”
Sekali merengkuh dayung dua-tiga pulau terlampaui, begitu pikir Wasito. Maka sekalian saja, Ngasrun diminta mengobati Laras. Tapi anehnya, cara pengobatan tukang instalatir itu tak mau di tempat. Dia harus membawa pergi Laras ke suatu tempat, dengan alasan meditasi. Demi kesembuhan putrinya, Wasito merelakan saja anak gadisnya dibawa boncengan motor ke suatu tempat entah di mana.
Bagaimana cara penyembuhan Ngasrun? Namanya dukun, kalau nggak cabul rasanya tidak afdol. Dan memang itulah yang terjadi. Di sebuah rumah, Laras yang sedang bersedih ditinggal pacar itu dijampi-jampi. Lalu untuk prosesi selanjutnya, Laras harus rela disetubuhi dukun Ngasrun, karena itu konon perintah prewangan atau jin yang membantunya. “Transfer energi itu akan lebih efektif dengan cara seperti itu,” kata Ngasrun meyakinkan.
Laras yang sedang terganggu jiwanya, pasrah saja atas kemauan Ngasrun. Dan begitulah yang terjadi.  Dengan “tespen” istimewanya Ngasrun berhasil mereguk kepuasan syahwati dengan Laras. Setelah selesai dengan prosesinya, gadis itu dipulangkan. Lain hari dijemput lagi dan “ditespen” lagi hingga berkali-kali.
Karena sudah berkali-kali diajak pergi tapi tak ada perkembangan, Wasito menjadi curiga. Laras pun ditanya apa yang terjadi. Jawabnya sungguh mengejutkan. Katanya, dia tak pernah diobati, kecuali hanya disetubuhi saja sampai 15 kali. Tentu saja Wasito mencak-mencak, sehingga tukang instalasi kurang ajar itu dilaporkan ke Polsek Purwodadi. Dalam pemeriksaan, Ngasrun  mengaku bukan dukun. Dia hanya spontan terpesona melihat kecantikan Laras.
Terus, “tespen”-nya main colok? Dasar dukun cabul!
Sumber:http://www.poskotanews.com/2013/04/23/gadis-bingung-itu-kena-tespen-instalatir-pln/

KALUNGUSUS - 16.21

17 Apr 2013

Kedua Kakek Berantem Berebut Nenek-Nenek

17 Apr 2013


KAKEK-KAKEK Nyapres, itu nggak apa-apa. Tapi jika kakek-kakek berantem rebutan nenek, itu sungguh memalukan. Tapi ini yang terjadi di Tuban (Jatim). Mbah Padmo, 70, adu sabit dengan Mbah Panuju, 70, tetangganya gara-gara soal istri yang digoda. Akhirnya, Mbah Padmo yang cemburuan itulah yang wasalam.
dia-sub

Dalam ranah politik, kakek nenek berebut kekuasaan lewat Pilpres, itu wajar-wajar saja. Maka tampilnya Aburizal Bakrie, Megawati dan Prabowo yang oversek (over seket = lebih dari 50 tahun) di 2014 masih disambut baik oleh rakyat. Tapi jika kakek nenek berantem gara-gara rebutan cewek yang tentunya juga sudah nenek-nenek, ini sungguh memalukan. Dalam usia yang sudah “bau tanah” itu, mestinya berburu pahala daripada paha, seharusnya menjadi skala prioritas.

Namun agaknya Mbah Panuju dari Desa Sumberagung Kecamatan Plumpang Tuban ini lain. Meski sudah tua mendekati jompo, rasa cemburunya masih begitu besar, manakala istrinya, Ny. Darsini, 65, “diganggu” lelaki lain. Pernah dia marah-marah pada kenek angkutan umum, gara-gara pantat istrinya didorong saat mau naik bis. Padahal, penampilan Mbah Putri ini biasa-biasa saja, bukan seperti Mooryati Sudibyo meski sudah nenek-nanek masih kelihatan cantik juga.

Di daerah tempat tinggalnya, Mbah Panuju punya tetangga seusia, yang suka clelekan (bercanda) tapi agak kelewatan. Bagi mereka yang sudah katam akan watak dan perilaku Mbah Padmo, bisa memaklumi. Bahkan mereka yang terkena ledekan sengkring (menyakitkan), hanya berkomentar ringan, “Nek gak ngono ya dudu Mbah Padmo (jika tak  seperti itu ya bukanlah Mbah Padmo).”

Sekali waktu Mbah Padmo yang nampak lebih muda karena doyan guyon ini, secara berkelakar pernah nyubit pinggang Mbah Putri, istri Panuju. Kebetulan sang suami melihat. Karena banyak orang, Mbah Panuju mencoba meredam emosinya. Namun demikian, perilaku tak elok Mbah Padmo ini menjadi catatan khusus bagi Mbah Panuju, mirip Pak Harto yang tak pernah melupakan kritikan para anggota Petisi 50.

Beberapa hari lalu Mbah Panuju bersua dengan Mbah Padmo di ladang dekat tandon pasir Ngrayung, yang tak seberapa jauh dari rumahnya. Suami Mbah Putri ini langsung ingat kelakuan Mbah Padmo kemarin dulu. Kontan saja si kakek yang masih juga famili dekat itu disemprotnya. “Wong wis tuwa kok isih seneng cengengesan. Nek gak ana ngarepe wong akeh, wis tak ajar kon (sudah tua begitu masih suka cengengesan. Kalau nggak ingat di muka umum, sudah saya hajar kamu).” Kata Mbah Panuju.

Ditegur dengan cara kasar Mbah Padmo jadi tersinggung. Dia balik mengata-ngatai Mbah Panuju. Katanya, colekan kemarin pada Mbah Putri kan sekedar goyon belaka, tak ada maksud tertentu.  Bahkan katanya kemudian, jikalau istri tak boleh disentuh orang, kurung saja dalam kamar, jangan boleh keluar.

Yok apa ini orang, dinasihati malah gantian marah. Mbah Panuju pun segera angkat sabitnya, untuk menakut-nakuti. Tapi Mbah Padmo yang bawa sabit  juga, sama sekali tak gentar. Maka hanya dalam hitungan detik, keduanya pun terlibat seru dalam perkelahian, bagaikan Resi Bisma lawan Resi Seta dalam episode Perang Baratayuda. Mereka saling bacok. Tapi Mbah Panuju yang kalah gesit, akhirnya terkena sabetan pada perutnya sehingga mbrodholi (terburai) ususnya.

Gegerlah warga Sumberagung. Mbah Panuju tewas ditempat kehabisan darah, sedangkan Mbah Padmo yang terluka tangan dan dagunya dilarikan ke Puskesmas Plumpang untuk perawatan. Dalam pemeriksaan polisi dia mengakui, menggoda Mbah Putri sekedar bercanda, tak ada maksud khusus. “Wis padha tuweke, arep dialap apane (sudah sama-sama tua, apa yang bisa dimanfaatkan)?” kata Mbah Padmo.

Ya buat monumen anak cuculah.
Sumber:http://www.poskotanews.com/2012/07/18/kakek-berantem-berebut-nenek/

KALUNGUSUS - 17.29

Bibi Sama Keponakan Di Embat Juga


USIA baru 45 tahun, tapi Komang Rabit sudah punya cucu. Tapi meski sudah jadi kakek, nafsu selingkuhnya terus dipelihara. Bagaimana tidak? Bibi Sumarni, 40, sudah diselingkuhi, eh…..ponakannya Nengah Suyami, 18, dikeloni juga sampai hamil.

Biar disebut kakek, banyak lelaki yang masih berjiwa muda. Buktinya, sudah kakek-kakek pun masih pengin jadi presiden, tak memberi kesempatan yang muda-muda. Itu sih urusan tata kelola negara. Dalam tata kelola asmara, juga banyak sekali kakek-kakek yang masih berjiwa muda, sehingga dengan kekuatan uangnya dia bisa menaklukkan sidaun muda. Biar saja orang bilang “ora nyebut”, yang penting bahagia luar biasa.

Sebetulnya Rabit masih termasuk muda, karena belum usia kepala lima. Tapi gara-gara sudah punya cucu, dia disebut kakek atau simbah bagi orang Jawa. Namun meski sudah disebut “yang kung”, banyak lelaki yang tak mau membatasi diri dalam tata kelola asmara itu tadi. Walaupun di rumah sudah ada istri, masih suka blusukan mencari daun muda. Kalau blusukannya Jokowi banyak yang memuji, tapi “blusukan” si Rabit sungguh mak dirabit!

Lelaki warga Kintamani, Bangli, Bali, ini memang tengah punya WIL, namanya Sumarni. Dalam usia 40 tahun dewasa ini, bodi dan penampilannya memang masih menjanjikan. Sekel nan cemekel kata kaum lelaki, meski sesungguhnya orang itu belum pernah nyekel (memegang). Bagaimana dengan Komang Rabit ini? Namanya juga sebagai pemilik WIL, tentu saja dia sudah melakukan studi kelayakan sesempurna mungkin, sehingga dia sudah tahu luar dalam akan Ny. Sumarni yang janda muda itu.

Sikap dasar tukang selingkuh adalah: pembosan! Dia mudah jenuh dengan obyek yang monoton dan itu-itu saja. Dengan bini di rumah sudah bosan, dia mencari penyegaran di luar. Itu pula yang dilakukan Komang Rabit. Bosan dengan ibunya anak-anak, mulailah main mata dengan janda Sumarni yang tinggal di Desa Batur, Kecamatan Kintamani. Selama punya WIL janda sekel nan cemekel itu tadi, kebutuhan lahir dan batin Rabit benar-benar selalu terlayani dengan memuaskan.

Tapi yaitu tadi, sebagai lelaki pembosan, sekian kali bergaul dan menggauli si janda, dia mulai jenuh. Kebetulan di rumah si janda tinggal pula gadis pelajar SMA, si Nengah Suyami. Dalam usia 17 tahun sekarang ini, bodi dan penampilannya memang jelas jauh lebih menjanjikan. Mulailah si kakek ini tertarik dan mencoba mengadakan lobi-lobi politik untuk menundukkan Nengah agar siap diajak koalisi dan dilanjutkan dengan eksekusi.

Lagi-lagi uang memang punya kuasa, apa lagi gadis Bali juga sudah mengenal apa itu istilah “witing tresna merga atusan lima” (baca: cinta berdasarkan materi). Hidup dalam kemiskinan selama ini, tiba-tiba sering diberi duit oleh kakek Komang, langsung saja dia bertekuk lutut dan berbuka paha. Entah berapa kali si kakek ini menikmati kemulusan ponakan selingkuhan, yang jelas tak lama kemudian perut Suyami menggelembung dengan pelan, tapi pasti.

Sang bibi pun kaget demi mengetahui ponakan yang selama ini ikut bersamanya hamil tanpa suami. Saat diinterogasi Suyami mengaku bla bla bla……bahwa pelakunya adalah Komang Rabit gendakan sang bibi. Tentu saja si bibi naik pitam. Celakanya, ketika dimintai tanggungjawab si Rabit berkelit, sehingga terpaksa dilaporkan ke polisi Polres Bangli.

Kasihan polisi, enaknya tak dibagi, repotnya terbawa-bawa.
Sumber:http://www.poskotanews.com/2013/04/09/bila-si-kakek-rakus-bibi-ponakan-doyan/

KALUNGUSUS - 17.20

Guru Cantik Yang Cabul


Gila! Apa yang dilakukan oleh guru ini tidaklah sepatutnya dilakukan oleh seorang pengajar.
Seorang guru wanita bagian konseling di Salina, Texas, kini tengah menghadapi tuntutan atas tindakannya memperkosa secara berulang terhadap murid pria yang masih berumur 13 tahun.

brooke-dinkel-rape

Brooke Dinkel ditangkap setelah pihak sekolah tempatnya mengajar menerima pengaduan tentang hubungan tak pantas yang dilakukannya dengan murid tersebut.

Guru berumur 31 tahun tersebut dituduh berhubungan seks dengan anak laki-laki 13 tahun dari Oktober hingga Maret, ketika Brooke mengajar di Smoky Valley Middle School, Salina, Texas.

Kini, guru berambut pirang ini dituntut atas lima tindakan pemerkosaan.

Penangkapannya sendiri sudah membuat terkejut pihak sekolah, yang akhirnya berjanji tidak akan menerima lagi Brooke Dinkel ke posisi konselor.

“Saya ingin semua orang mengerti bahwa Nona Dinkel sudah ditangguhkan dari sekolah kami dan dia tidak akan memiliki kontak lagi dengan para murid,” kata Glen Suppes, dari pihak sekolah.

Dia juga menyebutkan bahwa pada beberapa waktu lalu, Brooke Dinkel telah mengundurkan diri dan tidak akan kembali ke Smoky Valley School District.

Suppes mengaku mulai menaruh kecurigaan pada enam hari sebelumnya bahwa Dinkel terlibat hubungan intim dengan salah satu murid, untuk kemudia melaporkannya ke polisi.

Pihak polisi sendiri, sayangnya tidak menyebutkan secara rinci mengenai pelanggaran seksual yang dilakukan oleh guru tersebut.

Kini, Brooke Dinkel mendekam di penjara Saline County atas lima tuduhan pemerkosaan, termasuk tindakan sodomi, yang semuanya dilakukannya dengan anak pria dibawah 14 tahun

KALUNGUSUS - 17.10

Heboh,,Pemerkosaan Massal Dikalangan pelajar


Belum genap satu bulan sudah terjadi 25 kasus pemerkosaan dengan korban sebanyak 29 orang. Pelaku tindak asusila ini sudah berhasil diamankan sebanyak 45 orang.Ya...Pemerkosaan massal.
ilustrasi:jakarta.okezone.com

“Tragisnya pada Januari 2013 ini terjadi lima kasus perkosaan massal, yang tiga di antaranya dilakukan sejumlah pelajar terhadap gadis teman sekolahnya,” ungkap Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane dalam keterangan persnya, Senin (28/1/2013).

Kasus tersebut, kata Neta, salah satunya terjadi di Tegal, Jawa Tengah. Dimana seorang siswi Madrasah Tsanawiyah yang diperkosa tujuh teman lelakinya pada 16 Januari. Bahkan setelah diperkosa, korban ditinggalkan begitu saja dalam keadaan tak sadarkan diri di sebuah gubuk.

”Sebagian besar korban perkosaan berusia 1-16 tahun sebanyak 23 orang dan usia 17-30 tahun sebanyak 6 orang. Sedangkan pelaku perkosaan berusia 14-39 sebanyak 32 orang dan berusia 40-70 tahun ada 12 orang,” sambungnya.

Sementara lokasi pemerkosaan, kata Neta, sebagian besar dilakukan di rumah korban (21 kasus) dan di jalanan 6 kasus. Data ini menunjukkan bahwa rumahnya sendiri ternyata tidak aman bagi korban. Sebab pelaku perkosaan terdiri dari tetangga 8 orang, keluarga atau orang dekat 7 orang, teman 4 orang, ayah kandung 3 orang dan ayah tiri 2 orang.

Dikatakan Neta, daerah yang rawan perkosaan sepanjang Januari adalah Provinsi Jawa Barat, yakni ada 8 kasus, DKI Jakarta dengan 5 kasus, Jawa Tengah 5 kasus dan Jawa Timur 3 kasus.

“IPW mendata, maraknya angka pemerkosaan ini karena semakin mudahnya masyarakat mengakses film-film porno, baik melalui internet maupun lewat ponsel. Sebab sebagian besar pelaku perkosaan kepada polisi mengaku, mereka melakukan aksinya karena terangsang setelah melihat film porno,” kata Neta.

Sumber:http://jakarta.okezone.com/read/2013/01/28/500/752482/pemerkosaan-massal-marak-di-kalangan-pelajar

KALUNGUSUS - 17.05

Lagi Hamil Digilir Pemuda,Lalu Di Bunuh


Pacaran diwarnai tindakan mesum, berkhir di bui.  MA alias Atn (17), warga Primer I Sungai Juaro, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banuuasin, dilaporkan oleh pacarnya sendiri, Yu (19). Sang pacar, yang berusia dua tahun yang lebih tua itu, lapor ke Polsek Pulau Rimau. Yu mengaku diperkosa Atn.

Diungkapkan, pertama Yu diperkosanya di atas sepeda motor, yang kedua di semak-semak bawah jembatan. Tindak pemerkosaan yang pertama dialaminya Sabtu (18/9) sekitar pukul 20.30 WIB.  Awal kejadian, korban diajak jalan-jalan oleh tersangka mengendarai sepeda motor. Begitu melintas di perbatasan sungai Primer I dan II, tersangka menghentikan motornya. Di tempat yang sepi itu, tersangka merayu korban untuk melayaninya bersetubuh.
kk.jr.blogspot.com
”Aku dirayu untuk berhubungan badan, tetapi saat itu aku nolak karena takut. Tapi dio (tersangka, red) malah marah dan akan menampar aku, sambil mengeluarkan pisau dari balik bajunyo. Aku tambah takut, malam itu aku diperkosa di pucuk (atas, red) motor,” beber korban.

Beberapa minggu berselang, tersangka ketagihan mencicipi tubuh korban. Apalagi korban diam dan tidak bercerita pada orang lain, saat pertama kali diperkosa. Hingga akhirnya Rabu (6/10), kejadian serupa terulang di semak-semak bawah jembatan, perbatasan Primer I dan Primer II.

”Aku ditarik oleh dio (tersangka, red) ke dalam semak–semak. Katonyo kalau aku dak galak melayani nafsunyo, akan dikasih tahu dengan orang lain. Terus dio idak akan betanggung jawab,” tutur korban.

Sesaat Yu memendam penderitaan.Namun, akhirnya tak tahan juga dengan perlakuan pacar yang baru dikenalnya itu. Yu melaporkannya ke Polsek Pulau Rimau. Dengan tersangka Atn, diakui korban Yu baru dikenalnya September 2010 lalu via telepon. ”Katonyo dio dari keluargo baik-baik, yang sedang mencari pacar. Dio nelpon aku siang malam, setiap nelpon dio ngomong sayang dan cinto dengan aku. Pas dio ngajak jalan–jalan, aku dak curiga. Tapi akhirnyo cak itu,” sesal korban.

Menindaklanjuti laporan polisi korban, tersangka Atn akhirnya diringkus polisi di rumahnya, Minggu (10/10) sekitar pukul 00.30 WIB. Kapolsek Pulau Rimau AKP Sarjiyana, didampingi Kanit Reskrim Aiptu Totok Pardede, menegaskan tersangka Atn sudah diamankan di Mapolsek Pulau Rimau. ”Kasusnya masih kita perdalam, kalau memang terbukti tersangka bisa dikenakan Pasal 285 tentang pemerkosaan dan ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara,” terangnya.

Sementara di hadapan polisi, tersangka Atn mengakui semua perbuatannya. Korban diperkosanya sebanyak dua kali, disertai paksaan dan ancaman. ”Aku tu khilaf, Pak. Karena jalan–jalan malam, badan jadi dingin. Jadi aku khilaf sampai melakukannya (memerkosa korban, red). Aku siap betanggung jawab, aku siap nikahnyo. Karena memang aku juga masih bujang (lajang,red),” katanya. (32/sam/Sumber:jpnn)

Lalu,Terungkap sudah, identitas dan motif pembunuhan terhadap mayat Mrs X yang ditemukan di pinggir jalan Desa Negeri Agung, Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten OKU Selatan (OKUS), Rabu (22/9) lalu. Ternyata, dia bernama Yanti, wanita asal Provinsi Lampung, berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) di OKUS, dan tengah hamil.

Korban sampai dibunuh, karena menuntut tanggungjawab dengan pria yang menghamilinya, Joko M (36) warga Kelurahan Pancur Pungah, Kecamatan Muaradua, OKUS. Karena tersangka Joko sudah berkeluarga, dia menyuruh temannya untuk membunuh korban. Pertama diberinya uang Rp1,8 juta kepada tersangka Engga (31) warga Kampung Tanding, Kelurahan Pasar Muaradua, Kecamatan Muaradua, OKUS.

Tersangka Engga, kemudian menugaskan kepada Dedi (21), warga Talang Sebaris, Kelurahan Kisau, Kecamatan Muaradua, dengan upah Rp1 juta. Sementara tersangka Dedi, mengajak dua temannya lagi, tersangka Firman (21) warga Desa Peninggiran, Kecamatan Tiga Dihaji, OKUS, dan Novri (23), warga Talang Jawa, Kelurahan Pasar Ilir, Kecamatan Muaradua, OKUS.

”Joko tidak ikut membunuh, hanya mendalangi pembunuhan. Itu berdasarkan keterangan tersangka lainnya. Sementara peran tersangka Firman bertugas menjemput korban Yanti dari Damarpura, Buana Pemaca ke Tebing Gading, Muaradua. Di Tebing Gading, bergabung tersangka Engga, Dedi, Novri,” urai Kapolres OKUS AKBP Drs Azis Saputra, didampingi Kasat Reskrim AKP Doran Saragih, kemarin.

Selanjutnya korban dibawa ke Desa Negeri Agung, Kecamatan Buay Sandang Aji, Rabu (22/9) sekitar pukul 02.00 WIB. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban baru dieksekusi. Tapi korban diperkosa secara bergilir dulu oleh keempat tersangka, agar tidak meronta tangan dan kaki korban diikat. Setelah puas menggilir korban, keempat tersangka memukul korban dengan kayu dan menusuk korban hingga tewas. Diketahui saat ditemukan, muka korban pecah dan berlumuran darah, bekas tusukan di punggung dan lebam di bahu.

Ditambahkan Azis, awalnya Tim Buser Polres OKUS meringkus tiga eksekutor  Firman, Dedi, dan Novri. Ketiganya mengaku disuruh oleh Joko, hingga tersangka Joko ditangkap di rumahnya, Senin (4/10), dilanjutkan mencokok tersangka Engga, Selasa (5/10). ”Guna melengkapi bukti-bukti dan mencocokkan keterangan tiga tersangka yang menyebut aktor intelektualnya Joko, dan latar belakang pembunuhan itu korban minta tanggungjawab Joko karena dihamili, maka hari ini (kemarin,red) kita autopsi jasad korban,” terang Azis.

Pantauan Sumatera Ekspres (grup JPNN), tim medis yang mengautopsi korban dipimpin dr Binsar Silalahi SpF dari Departemen Forensik RSMH Palembang, dipantau langsung Kapolres OKUS AKBP Azis Saputra. Diketahui sebelumnya,  tersangka Joko dan Engga, Jumat (8/10) sempat dilakukan tes kebohongan (lie detetctor) di Direktorat Reskrim Polda Sumsel. ”Untuk tersangka, diancam Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” tegas Azis. (mg32/mg10/sumber:jppn.)

KALUNGUSUS - 16.56

Suami Dirantau,Istri Enakkan Di Ranjang


MARYATI, 37, memang tidak cantik, tapi duitnya beratus-ratus juta. Maka Wariyun, 35, sebagai tetangga doyan saja meniduri wanita kesepian ditinggal suami jadi TKI tersebut. Prinsip pria pengangguran itu mungkin: yang penting penuh di kantong, meski tak enak di entong.
5-DIA-5-APRIL
poskotanews
Banyak lelaki penganut paham kebendaan. Mereka ini mencari pasangan hidup bukan berdasarkan cinta, tapi berdasarkan materi. Dianya yang ganteng kayak bintang film, mau saja kawin dengan perempuan model “mercon bantingan”, karena mengharapkan kekayaannya. Biar saja orang mengatakan sebagai “kawin harta”, toh kalau benar-benar miskin apa mereka mau menyantuni?

Salah satu lelaki model demikian adalah Wariyun, warga Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan (Jatim). Sebagai lelaki pengangguran tapi punya keluarga, memang membutuhkan anggaran banyak untuk menafkahi anak istri. Cari kerja yang pasti tak laku, padahal keluarga dan dirinya juga tak bisa makan opak angin (hawa) sepanjang hari. Maka selagi ada “terobosan” menjanjikan, harus diambil tak peduli apa resikonya.

Di dekat rumahnya selang beberapa rumah, ada wanita “nganggur” karena lama ditinggal suami jadi TKI di Malaysia. Namanya Maryati. Meski namanya cukup bagus, jangan bayangkan wajahnya macam Sri Maryati penyiar TVRI tahun 1980 dari Utan Kayu itu. Orangnya hitam, rambut agak keriting –merah lagi– dan tubuhnya relatif pendek. Jika ada nilai plus, bodinya memang lumayan sekel nan cemekel.

Tapi biar jelek, duitnya banyak dia. Tiap bulan Hardo, 40, suaminya yang jadi operator alat-alat berat di Negeri Jiran, kirim duit puluhan juta. Maka tak mengherankan rumah Maryati paling bagus dari tetangga yang lain. Selain gede, berkeliling pakai kaca, sehingga di dalam rumah istri Hardo ini macam kembang gulo dalam lodong (stoples).

Meski bergelimang harta, sebagai wanita yang masih muda dan enerjik, sangat kesepian Maryati ini. Habis tiap malam hanya tidur sendirian. Maka diam-diam dia memberi perhatian khusus pada Wariyun tetangganya ini. Eh, siapa tahu dia bisa memberikan “solusi” sementara. Ternyata harapannya tak sia-sia, karena lelaki tetangga ini memberi respon juga. Padahal motif Wariyun bukan sekedar pemenuhan rasa sepi.

Ajakan mesum selalu diladeni, meski ibarat kata Wariyun harus menutup muka Maryati dengan kalender bergambar Ashanti atau Syahrini. Sebab pertimbangan politiknya, dengan pelayanan entong dia bisa membobol isi kantong. Dan ternyata benar. Karena dapat pelayanan istimewa, kiriman uang dari Malaysia yang selalu datang mengucur, Wariyunlah yang mengurusnya, sampai jumlahnya Rp 650 juta. Ngakunya disimpan di bank, padahal resminya sebagian besar dikantongi sendiri. “Masak KPK akan ngurus korupsi beginian,” kata Wariyun.

Skandal Maryati baru terungkap saat suami pulang. Uang yang dikirimkan selama ini ternyata nyaris tak bersisa. Kata para tetangga buat foya-foya bersama tetangganya, Wariyun. Tapi celakanya, jangankan lelaki itu mengakui perselingkuhannya, sedangkan uang yang Rp 650 juta itu mengaku sudah habis. Untuk menguji kebenaran dan kejujuran “perampok” berdarah dingin ini, Hardo sampai menantang Wariyun sumpah pocong. Ngakunya sih siap, tapi ketika sudah disiapkan properti dan ulamanya segala, justru Wariyun tak menampakkan batang hidungnya. Terpaksa dia dilaporkan ke polisi.

Enak Wariyun, sudah berhasil cuci uang, dapat cuci mata pula.

Sumber:http://www.poskotanews.com/2013/04/05/tak-enak-di-entong-tapi-penuh-di-kantong/

KALUNGUSUS - 02.53

Si Penjual Nasi Kucing Yang "Kreatif"


MASA muda memang masa penuh kreativitas. Tapi kreativitas Solikun, 23, dari Semarang ini justru dikutuk banyak orang. Bagaimana tidak? Kayak kurang kerjaan saja, punya HP buat merekam para mahasiswi yang mandi di kamar sebelahnya. Keruan saja penjual nasi kucing ini jadi urusan polisi.
nah-sub
poskotanews
Kata orang, masa muda adalah masa penuh kreativitas. Di kala otak sedang fresh, tenaga juga prima, tantangan apa saja di depan mata harus dihadapi. Pemuda yang punya missi dan kaya inovasi, adalah pemilik masa depan. Sebaliknya pemuda yang hanya doyan nonton televisi sambil menunggu matengnya nasi, masa depannya tak ada yang menggaransi. Masuk kerja bisanya lewat koneksi, karena dia memang tak punya prestasi.

Solikun adalah salah satu sosok anak muda yang miskin inovasi dan missi itu. Mau kerja kantoran tak punya koneksi, akhirnya pekerjaan sehari-harinya hanya menjadi pedagang nasi kucing atau sega hik, kata orang Sala. Masa pacaran sebagaimana laiknya anak muda, hampir tak bisa menikmatinya. Habis cewek cap apa yang mau kencan dengan cowok bau ikan bandeng?

Sebagai lelaki normal, Solikun memang ingin menikmati suasana itu. Tapi apa daya, modal tidak nyampai? Bersamaan dengan itu, kamar mandi rumah sebelah juga selalu hingar bingar oleh suara gebyar-gebyurrr mahasiswi mandi. Baik itu pagi hari maupun sore hari, selalu menjadi rutinitas telinga anak muda penjual sega kucing ini. Solikun yang kamarnya berdempet dengan kamar mandi tersebut, jadi tersiksa sendiri, karena selalu membayangkan pemandangan seronok atas para gadis itu.

Kalau Joko Tarub dalam legenda Jawa, dia bisa dengan mudah mengintip para bidadari itu mandi, karena bisa bersembunyi di balik rerimbunan pohon. Lha kalau di Kampung Pedurungan Tengah Gang 8 Semarang, di mana ada hutan untuk bersembunyi? Lagi pula, mahasiswa sekarang tak mungkin mandi di dalam telaga di tengah hutan.

Sebagai anak muda “kreatif”, Solikun lalu ingat HP miliknya yang dilengkapi dengan piranti rekam video. Diam-diam dia memasang HP-nya di ventilasi udara kamar mandi itu, dengan penyaru plastik hitam. Dengan alat tersebut Solikun berhasil mengabadikan sejumlah aktivitas mahasiswi itu di kala mandi. Dengan cara itu pula kini tukang nasi kucing tersebut tahu “rahasia dapur” setiap mahasiswi.

Telah memiliki sejumlah adegan seronok para mahasiswi membuat Solikun ketagihan. HP itu kembali dipasang untuk rekamaman lanjutan. Akan tetapi, kali ini sial. Praktek tak terpuji itu akhirnya ketahuan oleh Ningrum, salah satu mahasiswi di rumah kos-kosan tersebut. HP itu segera diambil dan dibuka isinya. Ternyata banyak gambar dia dan rekan-rekannya yang berhasil masuk dapur rekaman Solikun tersebut.

Teman-temannya pun diberitahu, termasuk pemilik rumah kos. Gegerlah para penghuni kompleks. Belum juga ketahuan siapa pemilik HP sialan itu, ternyata Solikun dengan tololnya datang “menyerahkan diri” dengan tujuan minta maaf sekaligus berharap HP-nya dikembalikan. “Lha kok le gunyih (enak amat),” kata para mahasiswi tersebut sewot.

Perbuatan tidak menyenangkan itu segera dilaporkan ke Polrestabes Semarang, dan Solikun pun ditangkap. Dalam pemeriksaan dia mengakui bahwa HP itu memang miliknya. Tapi sungguh mati, katanya perbuatan itu hanya untuk iseng sekaligus hanya menjadi dokumentasi pribadi. Dia berharap kasusnya dipeti eskan dan dia dibebaskan kembali.

Mbok ngrekam bandeng goreng, kan aman!

Sumber:http://www.poskotanews.com/2013/03/26/kreativitas-tak-terpuji-penjual-nasi-kucing/

KALUNGUSUS - 02.48

Sipir Ini Kebelet Kepengen "Anu"


BAGI sipir penjara macam Halim, 47, ini, mengawasi napi ternyata lebih mudah daripada mengawasi nafsu sendiri. Buktinya, ketika setan membujuknya untuk “berkoalisi” dengan sipir wanita bernama Yanik, 37, dia tak mampu mengendalikannya. Walhasil, di rumah teman sesama sipir tersebut Halim berpacu dalam birahi sampai digerebek massa.
nah-sub
poskotanews
Naluri setiap napi pastilah ingin bebas secepatnya. Bahkan bagi yang tak sabaran, begitu mahalnya kebebasan itu, banyak yang nekad mencoba kabur dari LP. Tak peduli tembok tinggi, tak peduli penjagaan ketat, dia mencoba minggat dengan segala resikonya.

Kalau apes, bisa mati didor meski bukan di LP Cebongan, Yogyakarta. Kalau “mujur”, dia bisa bebas sementara waktu, karena cepat atau lambat bakal ketangkap jug macam Edi Sampak dari Cianjur dulu.
Terhalang oleh tembok yang tinggi, kebanyakan napi memang pasrah pada nasib. Tapi nafsu, tak kenal tembok tinggi. Seperti sipir penjara bernama Halim ini contohnya. Ada teman wanita sesama sipir lumayan cakep, nafsunya menggebu-gebu untuk menjajalnya. Padahal mestinya dia sadar, bahwa Yanik bukan manusia bebas merdeka. Di rumah ada suami dan anak-anak. Tapi setan memang jago melobi. “Tenang saja Bleh, bersamaku semua bisa.” Kata setan meyakinkan.

Di sela-sela kesibukan tugasnya, Halim sempat juga mengadakan pendekatan pada Ny. Yanik. Ternyata usahanya tidak sia-sia, karena perempuan itu juga memberi sinyal positif. Walhasil, penjara yang sumpek bagi para napi, bagi Halim – Yanik tetap endah saja. Lalu bagaimana dengan tugas kesipiran? Oh, ya tetap fokus dong. Jangankan ngawasi napi tak bisa disambi pacaran, lha wong ngurus pemerintahan saja juga bisa disambi ngurus partai, kok!

Seperti lazimnya orang yang terlibat koalisi asmara, mesti selalu dilanjutkan dengan “eksekusi” sebagai bukti cinta berdua. Jelas di dalam LP tidak mungkin, sehingga kemungkinan lain hanyalah di hotel atau di rumah. Untuk di hotel, sekali dua kali masih bisa. Tapi jika menjadi sebuah rutinitas, apa nggak enak di entong tapi jebol di kantong?

Kebetulan suami Yanik sering tugas keluar kota. Hal ini dijadikan solusi oleh Yanik demi memanjakan sang PIL. Maka di kala suami tak di rumah, Yanik dengan suka hati mengajak Halim masuk  kamar di rumahnya Gang Perintis, Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Krui, Lampung Barat. Mereka berasyik masyuk bak suami istri saja. Andaikan nafsu Halim itu sebuah tahanan yang bandel, Yanik segera memasukkannya dalam “sel” agar kapok!

Lama-lama aksi “tahanan dalam sel” ala para sipir itu ketahuan oleh mertua Yanik. Tentu saja dia marah dan tidak terima, kenapa istri daripada anaknya justru memberikan cintanya pada lelaki lain? Untuk memberi tahu langsung pada anaknya tidak tega, akhirnya bapak mertua justru mengerahkan pada warga untuk menggerebeknya. “Kasih mereka pelajaran, biar kapok.” Kata bapak mertua memberi petunjuk.

Yanik sama sekali tak tahu bahwa aksi mesumnya sudah masuk radar mertua. Maka malam itu keduanya asyik-asyik saja. Nggak tahunya, tiba-tiba kamar digedor-gedor sejumlah warga. Keduanya tak berkutik saat digelandang ke kantor polisi. Saat digerebek memang tidak ada bukti perbuatan mesum itu. Tapi lelaki lain masuk kamar istri orang sampai tidur segala, sudah bukti kuat terjadinya perselingkuhan itu. Sayangnya suami Yanik tidak juga membuat laporan, sehingga polisi tak bisa menahan Halim.

Kalau dipidanakan, bakal masuk kantor sendiri dong!

Sumber:http://www.poskotanews.com/2013/04/02/nafsu-sipir-tak-terhalang-tembok-penjara/

KALUNGUSUS - 02.42

Bini Bunting,Adik Ipar Disengget Juga


CIREBON (Pos Kota)- Biadap benar suami satu ini. Disaat istrinya tengah hamil tua, buruh rotan di Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon, Jawa Barat ini malah menggarap adik iparnya sendiri disertai ancaman senjata tajam. Ironisnya, perbuatan itu sempat disaksikan istrinya yang mendobrak pintu kamar ketika mendengar jeritan kesakitan dari pelajar kelas dua SMP tersebut.
cabul adik ipar
poskotanews
Informasi yang diperoleh di lapangan, tersangkan bernama Miskana, 22, warga Desa Danamulya Blok Soka Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, malam itu baru pulang ke rumahnya dengan kondisi mabuk berat usai pesta minuman bersama teman-temannya.

Sebagai seorang laki-laki, tersangka ingin menunaikan “kewajibannya” kepada istri. Tapi sayang, keinginan itu tidak terlaksana karena istrinya tengah hamil tua. Saat itulah pikirannya tertuju kepada adik iparnya yang masih duduk di kelas 2 SMP yang kamarnya bersebalahan. Tanpa basa basi, tersangka masuk ke dalam kamar adik iparnya sambil membawa pisau.

Dengan ancaman pisau yang ditempelkan ke pipi korban, gadis ABG inipun pasrah sambil menangis saat tersangka mulai beraksi. Jerit dan tangis korban ditengah nalam itupun ternyata membangunkan istri tersangka dari tidur lelapnya. Sang istri lalu keluar dan mendekati kamar adiknya. Begitu pintu terbuka, pemandangan menyesakan sang istri, ketika melihat suaminya tengah menggauli adik iparnya. Dan tangis istri tersangka pecah.

Tak terima atas perlakuan itu, korban dan kakaknya lalu melaporkan tersangkan ke kantor polisi. Akhirnya tersangka pun ditangkap dan mendekam di sel tahanan Mapolres Cirebon.
Pengakuan tersangka, dirinya sudah lama menyukai adik iparnya. Dan malam itu tersangka melampiaskan rasa sukanya itu dengan cara memperkosa sang adik ipar. “Saya suka sama dia (korban),” kata tersangka saat diperiksa penyidik.(Darman)

Keterangan foto ; Tersangka perkosa adik ipar saat berada di ruang penyidik.

Sumber:http://www.poskotanews.com/2012/01/16/istri-hamil-adik-ipar-digarap/

KALUNGUSUS - 02.37

Menelusup Ke Kamar Adik Ipar


ANDAIKAN sosok seperti Bardino, 25, ini hidup di zaman revolusi 1945, sangat dibutuhkan di medan perjuangan. Berani menelusup ke daerah pertahanan musuh. Sayangnya dia lahir di era gombalisasi, sehingga keberaniannya itu digunakan untuk “menelusup” ke kamar adik iparnya. Akibatnya, Nastiti, 18, pun kemudian hamil 6 bulan!
nah-20
poskotanews
Ipar atau adik wanita daripada istri kadang bisa menjadi musuh dalam selimut. Ini terjadi bila punya suami yang imannya hanya setebal selotip. Melihat adik ipar yang begitu mulus bebas dempul, pikirannya jadi macem-macem. Bila pemikiran ngeres ini terus dikembangkan dan difasilitasi, akhirnya akan sampai pada kesimpulan bahwa ipar itu sampai disebut ipe (bahasa Jawa) karena ternyata: iki ya penak (ini enak juga).
Kesimpulan gendeng ini setidaknya diakui oleh Bardino, warga Pekon (kelurahan)  Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu Lampung. Begitu berhail masuk kamar adik iparnya, gadis yang baru tumbuh mekar tersebut diperlakukan bak istri sendiri. Karena keasyikan dan keenakan, perbuatan terkutuk itu pun dilakukan berulang kali.

Tapi setelah Nastiti hamil, solusinya tak ada lain kecuali jadi urusan polisi.
Meski sudah menjadi kepala rumahtangga, Bardino memang masih tinggal di kompleks Mertua Indah yang bebas cicilan BTN. Dia tinggal satu kamar dengan istrinya, Gati, 25. Sedangkan di kamar lain ada Nastiti, yang juga satu kamar sendirian. Sang mertua laki perempuan di kamar lain pula, yang letaknya agak berjauhan dari kamar Nastiti.

Untuk pemikiran yang lurus-lurus saja, tata letak kamar yang demikian sebetulnya tak jadi masalah. Tapi bagi Bardino yang belakangan kesengsem berat pada sang adik ipar, itu sebuah medan yang sangat strategis untuk melancarkan nafsu iblis. Maka sejak itu dia selalu memutar otak, bagaimana penyergapan itu harus dimulai, sehingga “musuh” tak bisa berkutik, tapi para Belanda tetap di tangsinya.

Terus terang, sebetulnya Bardino agak menyesal mengawini Gati, kakak kandung Nastiti. Di samping usianya sama-sama 25 tahun, secara pisik kurang menjanjikan. Setelah jadi suami istri, barulah Bardino tahu bahwa adik kandung istrinya sangat cantik mempesona. Kalau belanja barang masih bisa ditukar jika ada bon pembelian, lha kalau belanja istri, mana mungkin ditukar-tukar, bisa dipathak watu (ditimpuk) ini kepala menantu.

Sementara hidup dalam penyesalan berkepanjangan, Bardino selalu mengagumi kemolekan tubuh Nastiti yang semakin memukau. Tata letak kamar di rumah mertua, bagi Bardino ternyata sangat menguntungkan. Setelah dikalkulasi untung dan ruginya, sekali waktu dia meneguhkan diri untuk bisa mulai mengadakan “serangan umum” non 1 Maret 1949 itu.

Tengah malam yang sepi, di kala seluruh anggota keluarga tertidur lelap, diam-diam Bardino merayap ke kamar adik iparnya yang hanya ditutup gordin. Secara pelan tapi pasti, penyergapan itu dimulai. Awalnya ada sedikit perlawanan, tapi berkat rayuannya yang sangat maut, akhirnya Nastiti bertekuk lutut dan berbuka paha juga. Sejak itu dia membenarkan jarwa dosok (kata majemuk)-nya orang Jawa, ipe itu ternyata memang kepanjangan iki ya penak!

Aksi mesum terus berlanjut, sampai kemudian Nastiti pun hamil 6 bulan. Bingunglah sekarang Bardino, ke mana harus menyembunyikan. Sempat disembunyikan di daerah Rawajitu, Tulangbawang. Tapi karena kepergian Nastiti bersama Bardino, akhirnya timbulah kecurigaan itu. Saat pulang kembali segera diinterogasi, hasilnya Nastiti mengaku bahwa hamil 6 bulan akibat digauli secara berkesinambungan oleh kakak iparnya.

Tentu saja istri Bardino dan mertua berikut jajarannya marah besar. Bagaimana harus menyelesaikan kemelut ini? Mana mungkin poligami dengan adik kandung sendiri. Saking marahnya Gati, suami yang telah memberikan satu anak itu dilaporkan ke Mapolsek Pringsewu. Sanksi hukumannya bisa kena 15 tahun penjara. Sebab gara-gara ulah Bardino, Nastiti terpaksa putus sekolahnya di SMA.

Tak dapat ijasah malah bakal dapat ijabsah.
Sumber:http://www.poskotanews.com/2013/03/20/pemberani-itu-menelusup-ke-kamar-adik-ipar/

KALUNGUSUS - 02.34

15 Apr 2013

Macam-Macam Modus Penipuan Lewat SMS

15 Apr 2013


Dari dulu hingga sekarang,modus penipuan dan kejahatan melalui media sms memang sangat populer dan menjadi modus wajib yang layak dicoba oleh para pelaku kejahatan,agar anda tidak terjebak dan menjadi korban,berikut ini blogerciketing akan paparkan beberapa modus penipuan melalui sms yang sudah sangat lumrah.

1. Dapat Hadiah Dari Perusahaan Terkenal

Yang pertama jenis penipuan paling terkenal melalui SMS adalah SMS mendapatkan hadiah tertentu dari perusahaan, biasanya yang banyak dimanfaatkan iyalah provider telpon seluler yang digunakan Sobat. Catatan: boskribo.com tidak pernah mengadakan hadiah undian, jadi apabila ada yang mengaku mengatasnamakan boskribo.com itu adalah penipuan. Uhuukk..

2. Mama Minta Pulsa

Emang sih tipuannya tidak terlalu besar karena minta hanya berupa voucer pulsa, namun modus ini sangat terkenal sekali saking terkenalnya sampai ada filmnya loh.. Sobat udah nonton belum?

3. Transfer Aja Uangnya ke Bla Bla Bla

Kalo yang ini penipuan paling bodoh didunia dan paling gak punya seni dan tidak memenuhi pasal penipuan. Emang pernah berhasil apa kalo pake modus beginian.

4. Cari Agen Pulsa

PT. Bla-bla mencari agen pulsa all operator, itulah kalimat awalnya yang bikin orang mulai tertarik, dan yang bikin tertarik lagi gini harga voucernya murah meriah banget, bahkan lebih murah lagi dari beli sama operator. Uhuukk... (penipuan cacad)

Emang ya kalo cari makan di dunia ini sangat sulit, jadi cara apapun orang lakukan hanya untuk dapetin uang buat ngisi perut. Ngomong-ngomong modus penipuan SMS diatas apakah Sobat punya cerita tentang penipuan SMS yang pernah Sobat alami?

Sumber: http://www.boskribo.com/2013/04/4-jenis-penipuan-paling-terkenal-lewat.html?m=1

KALUNGUSUS - 02.46

14 Apr 2013

5 Selebriti Dunia Yang Jadi Korban Pemerkosaan

14 Apr 2013


Aksi kejahatan pemerkosaan seringkali terjadi dan menyebabkan goncangan jiwa yang berat bagi para korbannya, terlebih jika korbannya perempuan dan harus memiliki benih dari pria asing yang tidak dicintainya. Di dalam dunia kriminalitas, pemerkosaan berarti sebuah pemaksaan aktifitas seksual seseorang kepada orang lain di sekitarnya, korbanya bisa sesama jenis ataupun berlainan jenis. Kebanyakan para korban pemerkosaan mengalami trauma berat dan enggan melaporkan peristiwa buruk yang menimpanya itu kepada orang lain.

Mereka merasa malu dan takut akibat pelecehan seksual yang dialaminya tersebut. Perasaan tersebut tidak saja dimiliki oleh para korban yang berasal dari kalangan umum, namun kalangan para selebritas dunia pun memendamnya untuk beberapa lama. Namun perasaan itu tidak dapat dipendam begitu saja karena berakibat buruk pada kehidupan yang akan datang. Berikut kami merangkum 5 selebritas yang menjadi korban pemerkosaan semasa hidupnya:

1. Billie Holiday
http://hermawayne.blogspot.com
Bagi pecinta musik blues dan jazz, nama Billie Holiday sudah tidak asing lagi di telinga mereka. Perempuan kulit hitam bersuara emas yang popular melalui lagu“God Bless the Child”, “Good Morning Heartache” dan sebuah lagu jazz yang berlirik kontroversial dan pedih yakni lagu “Strange Fruit.”

Perjalanan hidup Billie memang tidaklah manis, baik sebelum menjadi penyanyi terkenal maupun sesudahnya. Di usia 10 tahun, Billie harus mengalami peristiwa pahit dan paling dibencinya sepanjang hidup, di usia yang sangat muda ia diperkosa oleh pria tetangganya sendiri bernama Wilbert Rich. Pria bejat itu tertangkap basah oleh ibu Billie, dan dilaporkan ke polisi. Pemerkosa itu menghabiskan waktu 3 bulan mendekam di penjara akibat perbuatannya terhadap Billie.

2. Fiona Apple
http://hermawayne.blogspot.com
Fiona Apple, penyanyi sekaligus penulis Asal Amerika Serikat yang pernah memboyong 12 Grammy Award ini ternyata memiliki trauma masa kecil yang diakibatkan oleh pelecehan seksual yang dialaminya. Saat itu usia Fiona baru menginjak 12 tahun ketika mengalami pelecehan seksual. Ketika itu ia sedang berjalan pulang dari sekolah menuju aparteman ibunya. Bahkan pada sebuah kesempatan wawancara yang dilakukan oleh sebuah media, Fiona secara terang terangan menceritakan peristiwa pahit yang membuatnya trauma di masa kecilnya. Fiona berpendapat bahwa satu-satunya alasan yang membuatnya menceritakan dan menyebutkan nama si pemerkosa, untuk memberikan dukungan positif kepada korban perkosaan lainnya agar selalu bersemangat dan tidak rendah diri. Di kemudian hari, pengalaman pahitnya itu menginspirasi lagu “Sullen Girl” dan“The Child is Gone.”

3. Fran Drescher
http://hermawayne.blogspot.com
Francine Joy “Fran” Drescher, seorang aktris film dan serial televisi, komedian, produser, dan aktivis kelahiran 30 September 1957. Namun publik fim dan serial televisi lebih mengenalnya sebagai Fran Fine, tokoh dari sebuah serial televisi, The Nanny. Aktris cantik ini tidak luput dari sebuah trauma pelecehan yang dialaminya pada Januari 1985. Saat itu 2 orang perampok bersenjata memasuki apartemen Fran dan Jacob di Los Angeles, Amerika. Ketika salah satu perampok sibuk mencari barang untuk dicuri, satu orang lagi memperkosa Fran dan temannya. Jacobson (suami Fran saat itu), tak pelak dari perlakuan kasar para perampok, ia diikat dan dipaksa menyaksikan adegan pemerkosaan yang dilakukan terhadap istri dan temannya. 

Akibat peristiwa perampokan dan pemerkosaan ini, Fran mengalami trauma dan membutuhkan waktu lama untuk pulih. Namun ia berhasil membuat efek negatif peristiwa pahit itu menjadi semangat yang positif. Dalam bukunya, “Cancer Schmancer”, Fran berkata: “Seluruh hidupku yang negatif berubah menjadi positif.”Sementara sang pemerkosa yang saat itu menjalani masa bebas bersyarat, harus kembali mendekam di penjara dan dikenai sanksi 2 kali hukuman seumur hidup.

4. Teri Hatcher
http://hermawayne.blogspot.com
Aktris yang popular karena penampilannya dalam serial televisi “Desperate Housewives”, Teri Hatcher mengatakan kisah pahit dalam hidupnya secara terang-terangan dalam sebuah wawancara Vanity Fair pada Maret 2006. Ia mengatakan kepada VF bahwa ia pernah mengalami siksaan seksual yang dilakukan oleh pamannya sendiri, Richard Hayes Stone. Ketika itu terjadi ia masih berusia 5 tahun. Akibat peristiwa yang dialaminya, Teri kecil harus mengurung diri selama beberapa tahun. Ia tidak pernah membicarakan peristiwa pahit yang dialaminya kepada orang lain, hingga suatu saat ia mencermati salah seorang korban Hayes yang berusia 14 tahun melakukan bunuh diri. Teri ditemani oleh Jaksa Penuntut kemudian memberikan keterangan yang memberatkan sang paman. Akibat aksi tersebut, sang paman harus mendekam di penjara selama 14 tahun. Teri sekarang giat dalam sebuah organisasi yang bertujuan menyemangati para korban perkosaan untuk hidup positif dan tidak memandang rendah diri mereka sendiri.

5. Kelly McGillis
http://hermawayne.blogspot.com
Aktris cantik yang membintangi film “Top Gun” ini pun tak luput dari trauma yang diakibatkan oleh penganiayaan seksual. Peristiwa pahit itu terjadi pada tahun 1982, ketika 2 orang pria memasuki apartemen Kelly di New York dengan paksa. Kelly dan pacar wanitanya yang saat itu tengah berada di apartemen kemudian diikat, dipukuli, dan diperkosa di bawah ancaman pisau yang bisa dihunuskan sewaktu waktu jika Kelly melawan. Tak beberapa lama setelah ia menderita trauma berat, ia sadar dan lebih termotivasi dalam menjalani hidup. Penampilan luar biasanya pun ia perlihatkan ketika menjadi seorang jaksa penuntut di film “The Accused,” (film tentang korban pemerkosaan yang dibintangi oleh Jodie Foster.)

Sumber:http://hermawayne.blogspot.com/2012/06/5-selebriti-yang-pernah-menjadi-korban.html

KALUNGUSUS - 22.44

10 Apr 2013

Benarkah Keempat Tahanan yg Dibanatai KOPASSUS itu PREMAN?

10 Apr 2013

Jakarta-Keluarga keempat korban penembakan Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Yogyakarta membantah jika keempat almarhum adalah preman yang berkeliaran di tempat hiburan malam. Keluarga menyebut jika keempat almarhum adalah warga biasa yang punya pekerjaan tetap.

"Adik saya, Yohanes Juan Mambait, sampai akhir hayat adalah anggota polisi," kata Victor Mambait dalam jumpa pers di kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa, 9 April 2013.

Victor sampai saat ini tak tahu status almarhum adiknya itu, sebab dalam berbagai media massa pihak polisi menyebut Juan sudah dipecat. Dia menyebut adiknya punya banyak prestasi sebagai anggota polisi. Pada tahun 2001-2003, Juan pernah bertugas sebagai anggota Brigade Mobile di Aceh. Selain itu, Juan pernah bertugas di perbatasan Timor Timur.

"Atas tugas itu dia dapat kenaikan pangkat satu priode lebih cepat, dari Briptu ke Bripka," kata Victor. "Dia juga diberi penghargaan Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Rencong, dan Satya Lencana Nusabakti yang ditandatangani Presiden Megawati."

Victor menyesalkan penembakan yang merenggut nyawa adiknya. Sebab dalam pesan singkat terakhir yang dikirim Juan menyebutkan dia tak bersalah. Sementara saat disinggung kedekatan Juan dengan tempat hiburan malam, Victor menyebut bahwa adiknya terakhir menjadi polisi biasa yang bertugas menjaga sejumlah tempat hiburan malam. "Tapi namanya apa saya lupa, bukan Hugo's Cafe," kata dia.

Sementara itu, Yani Rohi Riwu, kakak perempuan dari almarhum Gameliel Yermiayanto Rohi Riwu membantah jika adiknya seorang preman. Dia menyebut Gameliel bekerja sebagai petugas keamanan di sebuah tempat spa di Yogyakarta. Sebelumnya Gameliel pernah bekerja sebagai petugas keamanan di Trans Yogya.

"Adik saya tidak pernah berhubungan dengan tempat hiburan malam, seminggu sebelum meninggal dia ikut kegiatan gereja," kata Yani.

Jorhan Hans Kaja, keluarga dari Hendrik Angel Sahetapi mengaku tidak tahu menahu soal kehidupan Hendrik di Yogyakarta. Begitu pun aktifitas Hendrik di tempat hiburan malam seperti Hugo's Cafe. Dia hanya menyebut Hendrik ikut dalam sebuah organisasi massa yang dipimpin anak petinggi Yogyakarta, Paku Alam.

Terakhir, Yohanes lado, kakak dari almarhum Adrianus Candra Galaga membantah jika adiknya anggota kelompok preman. Dia juga membantah Adrianus keluar-masuk tempat hiburan malam. "Adik saya mahasiswa, setahu keluarga di kampung dia belajar," kata Yohanes.

Sehingga pihak keluarga mengaku tak tahu kaitan keempat korban dengan peristiwa di Hugo's Cafe. Mereka pun sepakat menuntut polisi untuk mengusut tuntas kasus Hugo's Cafe meski pun keempat tersangka sudah meninggal dunia.

"Kami ingin fakta yang sejujurnya, karena bukan kami saja korbannya, keluarga Serka Heru Santoso juga korban sebenarnya," kata Victor Mambait.

Pada, Kamis 4 April 2013 Ketua Tim Investigasi TNI AD, Brigadir Jenderal Unggul Yudhoyono menyatakan 11 anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan, Kartosuro, Sukoharjo, Jawa Tengah terlibat dalm aksi penembakan itu. Dari 11 anggota Kopassus, ada dua yang tidak ikut melakukan aksi penyerangan, keduanya bermaksud mencegah dan menggagalkan aksi sembilan teman mereka. Tim investigasi TNI AD menyebut anggota Kopassus berinisial U sebagai penembak keempat tahanan Polda Yogyakarta yang terjadi pada 23 Maret dini hari lalu

SUMBER

KALUNGUSUS - 18.40

7 Apr 2013

Kumpulan Foto-Foto Korban Pemerkosaan

7 Apr 2013

Kasus pemerkosaan terjadi dimana-mana,otak sebagian lelaki sudah semakin bejat dan tidak bermoral,yang ada dipikiran mereka adalah bagaimana memenuhi hasrat nafsu yang kian memuncak.Terlepas dari hal itu,kali ini blogerciketing berhasil menghimpun foto-foto pemerkosaan yang berhasil diabadikan oleh para reporter yang saya muat ulang pada postingan ini yang berjudul Kumpulan Foto-Foto Korban Pemerkosaan.



Silahkan di lihat-lihat gan,siapa tahu ada yang cocok..!









KALUNGUSUS - 18.39

Heboh,,Pemerkosaan Massal


Kasus perkosaan warga keturunan saat kerusuhan, pertengahan Mei lalu, di Jakarta dan Solo, bukan tindak kriminal biasa. Perkosaan ini sangat terencana, sistematis dan sarat dengan muatan politik. Setidaknya inilah kesimpulan sementara beberapa organisasi perempuan, diantaranya: Masyarakat Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Kalyana Mitra, Mitra Perempuan, Koalisi Perempuan, dan Dharma Wanita.

168 kasus perkosaan terhadap warga keturunan Tionghoa terjadi saat kerusuhan Mei lalu - dua puluh diantara korban itu tewas karena terperangkap api dan dibunuh - dilakukan oleh kelompok (yang tidak menginginkan perubahan) tertentu yang terlatih. Mereka sengaja melakukan itu agar muncul tuduhan bahwa aksi massa yang menuntut reformasi telah cacat oleh kasus perkosaan. Bahkan tidak menutup kemungkinan masih satu paket dengan peristiwa penculikan dan penembakan di Universitas Trisakti.

Tim relawan membuktikan, perkosaan itu tidak dilakukan oleh orang awam karena kebencian terhadap warga keturunan. Apalagi karena kesenjangan sosial. Perkosaan itu semata-mata dilakukan untuk merusak citra gerakan yang menginginkan perubahan.

Teror mental seperti ini sangat efektif untuk meredam gerakan-gerakan yang ingin melakukan perubahan, seperti yang terjadi di Timor-Timur, Aceh dan Irian. juga pernah terjadi di Timor-Timur, Aceh dan Irian.

Siapa yang melakukan perbuatan biadab ini ? adalah jawaban yang harus diungkapkan. Karena masalah perkosaan warga keturunan ini tidak akan selesai begitu saja jika pemerintah tidak berhasil menyelesaikannya dan mengupayakannya agar menjadi kejadian yang terakhir dan tidak akan terulang kembali. Ia akan menjadi kenangan buruk dan menjadi dendam kesumat yang berkepanjangan jika para pemerkosa ini dibiarkan bergentayangan.

Sesungguhnya derita yang teramat perih yang ditanggung oleh korban perkosaan massal adalah derita bangsa. Dan betapa kekerasan yang ditimbulkan oleh sara selalu membawa dampak yang menghancurkan.

Sumber:http://insearching.tripod.com/perkosa.html

KALUNGUSUS - 18.02

6 Apr 2013

Siswi SMP Digilir Belasan Pemuda

6 Apr 2013


Perkenalan di jejaring sosial Facebook kembali berbuntut pada pemerkosaan. Seorang siswi SMP berinisial ES (14), digilir belasan pemuda pengangguran yang dikenal melalui Facebook.

Pelaku IL (21), berjanji memberikan telepon genggam BlackBerry (BB) jika korban mau diajak bertemu. Sepulang dari sekolah korban yang duduk di kelas II SMP Negeri langsung menemui pelaku di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat 1 Maret lalu.

"Pas ketemu dia masih bilang mau kasih BB, sampai sumpah segala. Abis itu dia ajak saya ke rumahnya, di rumahnya sepi, di situ saya dipegang-pegang, saya menolak tapi dipaksa," kata korban saat berbincang dengan Okezone, Jumat (5/4/2013).

Saat ES meminta pulang pelaku selalu membujuk korban untuk menunda niatnya. Dari situ, lanjut ES, dirinya diajak ke tempat nongkrong pelaku dan dikenalkan ke teman-temannya.  Korban pun dipaksa untuk menenggak minuman keras dan merokok oleh rekan pelaku berinisial RK.

"Sebelum mabuk saya sempat menelepon teman saya TR kasih tahu keberadaan saya. Setelah itu saya mabuk dan disuruh istirahat di sebuah rumah kontrakan milik temannya namanya RY. Ketika pagi saya bangun kemaluan saya perih dan ngilu. Saya tanya ke RY dia bilang katanya saya digilir lebih dari 10 orang," ungkapnya.

Korban disekap di rumah tersebut. Malam berikutnya korban kembali dipaksa minum minuman keras. Korban menolak, namun, RK dan teman-temannya kembali menyetubuhi korban.

"Saya sempat berontak, tapi tangan dan kaki saya dipegangi. Saya sudah tidak bisa melawan lagi, mereka menyetubuhi saya bergantian," paparnya.

S (34), ibu kandung korban berupaya mencari buah hatinya yang hilang selama tiga hari dengan bertanya kepada teman-teman anaknya termasuk kepada TR yang merupakan sahabat dekat ER.

Dari TR diketahui keberadaan ES di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jakarta Timur. S langsung melapor ke Polsek Pasar Minggu. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. ES belum juga kembali kerumah.

"Akhirnya, keponakan saya berinisiatif mencari sendiri ke daerah yang disebut oleh temannya, akhirnya ketemu juga," ujar S.

Saat tiba di rumah, kondisi korban syok, korban memeluk ibunya dan menangis histeris. Malam itu, S memutuskan tidak langsung menanyakan kejadian yang menimpa putrinya.

"Saya suruh dia istirahat, saya tenangin. Besoknya saya tanya, baru dia cerita tentang kejadian itu. Saya pun langsung melaporkan kembali ke Polsek Pasar Minggu, dari sana saya diantar ke Polres Jakarta Timur untuk membuat laporan kasus pemerkosaan," ucapnya. (tri)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sumber: okezone.com

KALUNGUSUS - 18.46

5 Apr 2013

Ibu Dan Anak Bersetubuh Sampai Mati Kedua Badannya Menempel Bugil

5 Apr 2013


Kisah persetubuhan ibu dan anak yang tak bisa dipisahkan telah menjadi buah bibir masyarakat Gorontalo. Kini, ibu dan anak itu telah meninggal dunia.

Menurut kabar yang dimuat dari Gorontalo Post, ibu yang berusia 30-an tahun dan anak yang berusia 15 tahun tersebut meninggal beberapa jam selepas berada di bilik pembedahan salah sebuah rumah sakit di Gorontalo.

Ada desas desus yang mengatakan keduanya masih sempat bertahan beberapa hari sebelum meninggal dunia. Setelah menyelidik di Gorontalo Post, didapati ibu dan anak tersebut meninggal setelah pasukan perubatan berusaha melakukan pembedahan untuk memisahkan keduanya.

Pembedahan itu terpaksa dilakukan kerana keadaan kedua-duanya amat kritis.Doktor tidak memiliki pilihan jalan lain untuk memisahkan keduanya selain melakukan pembedahan.

Setelah melakukan pembedahan, keduanya meninggal dunia. Mayat kedua beranak itu dituntut keluar secara tertutup.

Sumber:http://www.prince91.com

KALUNGUSUS - 04.09

Heboh,,,Pembantu Memperkosa Nyonya Majikan


Dikasih hati malah minta jantung. Kiranya hal itu cocok untuk menggambarkan kelakuan bejat Iryanto alias Gendon (25) warga Sendangadi Mlati Sleman. Betapa tidak, sudah enak dikasih kerja, alih - alih berterima kasih. Ia justru menganiaya dan hendak memperkosa majikan yang mempekerjakannya, Sri Winanti (27) warga Sariharjo  Ngaglik Sleman, Sabtu (14/4) sekitar pukul 08.00.


Beruntung aksi bejat Gendon berhasil digagalkan oleh dua orang pembantu korban lainnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini gendon harus meringkuk di sel tahanan Polsek Ngaglik, Minggu (15/4).

Kapolsek Ngaglik AKP Sugiyanto melalui Kanit Reskrim AKP Gultom menjelaskan, tersangka sebenarnya baru dua hari bekerja di rumah korban. Kala itu, korban yang membutuhkan tenaga sebagai penjaga malam dirumahnya menerima tersangka yang mengaku membutuhkan kerja.

Oleh korban, tersangka ditugasi menjaga rumah dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Bermula ketika berjaga malam itulah, Gultom melanjutkan, tersangka sering melihat korban dengan pakaian s3ks1 kala malam hari.

Sejak saat itu, tersangka selalu punya f4nt4si l1ar terhadap korban. Selanjutnya, pagi itu (saat kejadian) tersangka hendak pamit pulang kepada korban. Kemudian tersangka menanyakan keberadaan korban kepada kedua pembantu lainnya yang sedang berada di dapur, yakni Rina dan Mimin.

Lantas Rina mengatakan jika majikannya itu sedang mandi di kamar atas. Merasa ada kesempatan, segera saja menuju lantai dua. "Sesampainya disana, tersangka langsung mel3p4skan baju dan celana, termasuk kandang burung pun dilepasnya," terangnya.

Begitu korban keluar kamar mandi ia terkejut melihat tersangka sudah t3l4nj4ng bulat dengan posisi 4nu-nya juga sudah menjulang tinggi. Tersangka yang sudah dikuasai b1r4h1 langsung saja menyergap majikannya itu. Kemudian memaksa korban melucuti seluruh p4k4ian yang dikenakannya.

Sontak korban pun teriak meminta tolong. Mendapati hal itu, tersangka kalap dan memukul korban sebanyak lima kali pada bagian wajah. Mendengar teriakan majikannya, kedua pembantu yang berada di bawah langsung bergegas naik ke atas. Aksi nekatnya diketahui dua pembantu lainnya.

Tersangka langsung saja melarikan diri dengan kondisi masih t3l4nj4ng. "Saat tersangka kepergok oleh kedua pembantunya yang ada di bawah, ia kemudian lari dengan posisi bu91l," lanjut Gultom. Tak terima dengan perlakuan tersangka, korban kemudian melaporkan hal ini ke Polsek Ngaglik.

Tak lama berselang, jajaran dari Polsek Ngaglik langsung memburu tersangka di rumahnya. Namun di rumah tersangka ia tidak ada. Akhirnya polisi berhasil meringkus tersangka saat sedang berada di rumah temannya di daerah Ngaglik.

Sementara itu tersangka mengaku, semenjak diterima bekerja di rumah korban, setiap malam ia selalu terbayang akan kemolekan tu6uh korban. Bahkan, tak jarang ia selalu membayangkan sedang b3rcum6u dengan majikannya itu.

"Setiap malam saya selalu c0kl1 mas, berulang -ulang. Habisnya majikan saya s3ks1 sih jadi gak kuat nahan si Joni mas," kata tersangka dengan santainya.

Saat ini tersangka mendekam di tahanan Polsek Ngaglik. Atas perbuatannya ia dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan pasal 285 KUHP jo 53 tentang percobaan pemerkosaan. "Dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara," pungkas Gultom.

Sumber: http://www.lenteramerah.com

KALUNGUSUS - 03.06