;

Ads

Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan

2 Apr 2013

Asal-Usul Mata Uang Di Dunia

2 Apr 2013

Pada zaman purba, petani akan selamanya makan padi, nelayan akan selamanya makan ikan, peladang hanya makan buah-buahan, peternak akan konsumsi daging, pemburu akan selalu makan binatang hasil buruan, dst.. Mengapa bisa dikatakan demikian? Tak lain karena zaman dulu manusia belum mengenal apa yang disebut sebagai "transaksi bisnis". Kehidupan zaman dulu benar-benar sangat membosankan. Yang dikonsumsi ya itu-itu saja. Jangankan zaman purba, sekarang yang sudah modern saja masih ada banyak orang yang hidupnya merasa bosan dan kesepian sampai ada yang bunuh diri.

Suatu hari, petani, nelayan, peladang, peternak atau pemburu akan berpindah tempat tinggal (manusia nomaden) karena satu dua hal seperti bencana alam, menghindari binatang buas, sumber daya alam yang menipis, dsb.. Dalam perjalanan berpindah-pindah seperti inilah nelayan akan bertemu petani, petani akan bertemu pemburu, pemburu bertemu peternak, dst.. Terjadilah interaksi di antara mereka yang pada akhirnya membuat masing-masing pihak sadar bahwa di muka bumi ini ada sumber makanan lain selain makanan yang mereka konsumsi sehari-hari. Ada sayur, buah-buahan, ikan, hasil laut, burung, kambing, domba, padi, gandum, dsb.. Saat itulah terjadi pertukaran makanan yang kita kenal dengan sebutan "barter" (tukar menukar).

Tempat di mana mereka sering bertemu ini lama-lama dijadikan pusat pertemuan dan pertukaran makanan resmi demi kemudahan dan efisiensi. Misalnya karena letaknya yang gampang dijangkau dari masing-masing pihak, aman dari gangguan binatang buas, dekat sungai, laut, dsb.. Dari sini Anda sebenarnya sudah bisa menarik pelajaran bahwa lokasi bisnis yang baik memang harus mudah dijangkau, dekat dengan konsumen, aman dan banyak fasilitas pendukung. Inilah yang dinamakan dengan istilah "strategis". Jadi bisa Anda bayangkan sebuah negara atau kota yang tiap hari demo, rusuh, bom meledak di mana-mana, transportasi macet, listrik amburadul, air bersih tidak ada, jalanan berlubang-lubang kayak kubangan sapi, bagaimana negara atau kota itu bisa maju? Sampai kiamat negara itu tidak akan maju sekalipun dipimpin seorang dewa atau malaikat. Inilah salah satu alasan mengapa Indonesia tercinta ini tidak pernah maju dibandingkan negara-negara tetangga bahkan Malaysia.

Tempat pertemuan untuk melakukan barter ini, akhirnya disebut pasar yang diadaptasikan menjadi pasar moderan seperti yang kita kenal sekarang. Makanya pengertian pasar adalah tempat bertemunya penjual dengan pembeli. Padahal waktu dulu pasar bukanlah tempat bertemu penjual dan pembeli melainkan bertemu antara pemilik barang dengan peminat barang yang juga memiliki barang yang lain. Waktu dulu belum ada uang dan masih berlaku hukum barter.

Adanya proses pertukaran barang seperti ini memberikan pelajaran akan ilmu perdagangan internasional. Setiap negara memiliki sumber daya alam dan keunggulan yang berbeda dalam mengelola sumber daya tersebut. Otomatis perlu dilakukan kerjasama perdagangan internasional untuk meningkatkan daya gunanya. Contoh: Indonesia penuh sumber daya alam tetapi kekurangan teknologi. Otomatis harus berdagang dengan negara yang kekurangan sumber daya alam tetapi mampu secara teknologi. Inilah yang disebut bisnis internasional baik B2B (perusahaan ke perusahaan) atau G2G (pemerintah ke pemerintah).

FreeFoto.com

Dengan adanya transaksi bisnis internasional, masing-masing negara akan mendapatkan keuntungan atau nilai lebih. Karena itu orang-orang yang sering meneriakkan kata-kata boikot produk asing tanpa dasar yang jelas atau hanya karena sentimentil primordialisme yang dikait-kaitkan dengan isu SARA, bisa dikatakan orang paling konyol di abad ini. Alasannya sangatlah sederhana: apakah negara lain tidak bisa melakukan hal yang sama dengan memboikot produk Indonesia? Bahkan akan jauh lebih fatal bagi sebagian rakyat Indonesia karena posisi negara kita adalah negara berkembang dan banyak hutang. Sudah ngutang kok masih mau petantang petenteng? Tidak perlu sampai negara lain memboikot pengiriman produk obat-obatan atau vaksin, cukup boikot suku cadang pesawat maka satu persatu orang Indonesia yang naik pesawat akan segera menghadap Rahmatullah.

Kekurangan Transaksi Barter


Transaksi Barter.
Transaksi pada mulanya memang barter. Makanan ditukar makanan. Semua kebutuhan hidup manusia ditukar begitu saja. Standarisasi atau nilai tukar belum ada dan belum bisa ditentukan. Yang berlaku hanyalah berdasarkan kebutuhan, stok barang dan mungkin sedikit hukum permintaan penawaran. Seorang petani akan menukar padinya jika lagi membutuhkan makanan lain, begitu juga seorang peternak akan menukar ayamnya jika membutuhkan makanan lain, dst.. Kalau tidak butuh maka tidak akan ada transaksi. Di samping itu, seorang petani akan menukar begitu saja sekarung padi dengan pemilik sayur, peternak akan menukar kambingnya begitu saja dengan pemilik ikan atau pemilik buah-buahan, dst..

Lama kelamaan transaksi barter ini menemukan kendala yang sangat riskan dan fatal. Alasan pertama, berkaitan dengan masalah jumlah atau takaran. Kalau sekarang kita menyebutnya satuan nilai. Apakah jika seseorang kaya raya maka dirinya harus menimbun padi, beras, ikan asin, buah-buahan berton-ton di rumah yang suatu hari akan lapuk dan membusuk? Tentu konyol bukan? Alasan kedua, bagaimana menakar sekarung padi atau beras dengan ayam, ikan, buah-buahan? Apakah 10 ekor ayam sama dengan 2 kilo ikan, atau 5 ikat sayur sama dengan 1 ekor kambing? Ayam dan kambing adalah binatang hidup yang bisa beranak pihak, sementara padi, sayur, buah-buahan, ikan bisa membusuk dan menyusut. Jadi di sinilah sumber kerumitan muncul dari transaksi barter.

Kabar baiknya: manusia adalah makhluk yang paling jenius. Jika masalah tersebut tidak bisa diatasi maka lama-kelamaan akan menimbulkan kekacauan. Kehidupan manusia bisa tidak berkembang ke arah yang lebih maju. Di samping dua masalah yang menyangkut satuan nilai, alasan ketiga adalah transaksi barter hanya bisa terjadi jika kedua belah pihak membutuhkan barang yang dibawa pihak lain dan juga harus membawa barang yang dibutuhkan oleh pihak lain. Anda perhatikan baik-baik. Di sini jauh lebih rumit untuk terjadi. Seorang petani yang membutuhkan ikan tidak bisa melakukan barter jika dia hanya menemukan pemilik kambing. Sebab petani membutuhkan ikan dan tidak membutuhkan kambing. Sementara itu bisa saja nelayan tidak membutuhkan padi melainkan membutuhkan buah-buahan. Jadi meski masing-masing membawa produk yang mereka miliki, sudah ada takaran nilai tukarnya, membutuhkan produk lain, tetap saja tidak bisa bertransaksi sebelum menemukan lawannya.

Lama kelamaan petani yang membutuhkan ikan, berasnya keburu membusuk jika dia menunggu sampai nelayan yang membutuhkan buah-buahan untuk bisa membutuhkan padi. Begitu juga ikan si nelayan akan membusuk jika dia menunggu peladang yang sebenarnya membutuhkan kambing, dst. Rumit sekali bukan? Sama seperti saat ini, Anda punya produk A tetapi tidak mendapatkan peminat atau konsumen, lama-lama produk tersebut menjadi barang yang tidak ada gunanya alias rugi. Dari sinilah maka muncul cikal bakal yang dinamakan uang hingga seperti yang kita kenal sekarang dalam bentuk logam dan kertas.

Awal Mula Mata Uang


Mata Uang Logam dan Kertas.
Barter diatasi dengan menciptakan satuan nilai tukar dalam bentuk lain yakni mata uang. Uang pada mulanya mempergunakan alat-alat kerajinan tangan hingga perhiasan yang dimiliki orang zaman dulu. Bisa saja itu terbuat dari batu-batuan, kayu, kulit kerang, hingga yang terbuat dari logam (besi, perak, timah, kuningan, emas, dsb.). Nah, dengan adanya alat tukar inilah transaksi barter yang berkendala bisa disiasati dengan lebih baik. Jadi jika perlu sesuatu tinggal  membayar dengan uang. Tak perlu lagi menunggu pihak lain membutuhkan barang kita.

Sejak manusia mengenal uang sebagai satuan nilai dan alat tukar, lama kelamaan barter ditiadakan. Tetapi dalam perjalanan waktu, penggunaan alat-alat tukar ini menemukan kerumitan dan kendalanya tersendiri. Alasannya karena bentuk fisiknya yang berat dan jumlahnya terbatas. Meski secara standarisasi nilai sudah cukup bagus karena logam mulia tidak bisa lapuk, rusak atau berkurang beratnya seperti penggunaan alat kerajinan tangan, tetapi tetap saja merepotkan.

Seperti kita ketahui bahwa emas, perak, tembaga, timah dan logam-logam lain jumlahnya sangatlah terbatas dan perlu usaha keras untuk menambangnya. Ini juga menjadi kendala yang sangat mengganggu. Suatu hari cepat atau lambat akan menemukan kendalanya tersendiri jika tidak segera dicari solusinya. Jumlahnya akan terus berkurang untuk ditambang karena sumber daya alam tambang tidak bisa diperbaharui. Lagian karena bentuk dan ukurannya yang berat menimbulkan masalah tersendiri. Apakah jika seseorang kaya raya maka harus menimbun batangan emas, perak, tembaga berton-ton di belakang rumah? Apakah kalau jalan-jalan ke luar negeri harus membawa berkarung-karung emas yang beratnya setengah mati? Sejak itu mulai dipikirkan dan diciptakanlah uang kertas seperti yang kita kenal sekarang. Tentu masih dilengkapi dengan bentuk uang logam tetapi pecahan yang sangat kecil dan ringan. Sampai di sini uang menemukan bentuknya yang luar biasa hingga kita pergunakan selama ribuan tahun. Dengan adanya uang kertas dan uang logam dalam jumlah terbatas, maka hadirlah bank-bank yang secara otomatis membuat semua kendala transaksi terpecahkan. Sampai di sini saya yakin Anda mulai paham.

Perjalanan waktu menjelaskan bahwa penggunaan uang kertas dan uang logam yang sudah ribuan tahun kita pergunakan ini tetap saja mulai menimbulkan kendala. Kendalanya itu terjadi karena semakin modern, semakin tinggi mobilitas manusia itu sendiri. Seperti kita ketahui apakah seseorang kalau bepergian ke luar negeri harus membawa berkoper-koper uang? Meski uang kertas sudah cukup ringan, tetapi bukankah tidak nyaman, rawan serta merepotkan? Apalagi di zaman sekarang di mana hutan semakin menipis untuk ditebang. Apakah seseorang harus terlebih dulu menukarkan mata uang asing negara tujuan sebelum bepergian ke negara tersebut? Hal-hal seperti inilah yang akhirnya memunculkan ide untuk menciptakan uang dalam bentuk lain yang bisa mengakomodir semuanya itu. Dari sinilah cikal bakal munculnya kartu plastik yang akhirnya memunculkan kartu kredit.

Dari serangkaian penjelasan ini Anda tahu bahwa kartu kredit tidak timbul dengan sendirinya. Semuanya bisa ditelusuri hingga ke zaman purba. Kartu kredit bukan produk asal-asalan yang diciptakan oleh orang-orang yang tidak punya kerjaan. Kartu kredit sudah melewati masa-masa sulitnya di zaman dulu. Bagaimana dengan masa akan datang seribu tahun kemudian dari sekarang? Tentu yang akan menjawabnya adalah anak cucu cicit kita nanti. Apakah akan menggunakan chip yang dibenamkan ke dalam telapak tangan atau jidat manusia seperti film 666 tentang pemerintahan antikris (one world order)? Apakah nanti akan disematkan di telepon selular atau e-KTP? Jawabannya hanya menunggu waktunya saja.

Dengan mengetahui latar belakang sejarah uang hingga terciptanya kartu kredit seperti ini, Anda tahu bahwa kartu kredit merupakan alat transaksi masa depan yang tidak bisa kita pisahkan dari kehidupan kita. Anda tidak bisa menyepelekan atau cuek terhadap kartu kredit. Hanya orang bodoh yang berkata bahwa kartu kredit tidak ada gunanya. Kartu kredit sudah sama seperti uang itu sendiri, apalagi jika Anda tinggal dan menetap di negara-negara maju atau kota-kota besar di dunia.

Sumber: http://www.mafiakartukredit.com/2011/06/sejarah-uang.html

KALUNGUSUS - 18.02

3 Mei 2012

10 Penemuan Menakjubkan Oleh Wanita Dalam Sejarah

3 Mei 2012

http://www.marie-curie.com/mariecurie.jpg
1. Marie Curie - ilmuwan terkenal perempuan, spesialisasi dalam bidang-bidang seperti kimia dan fisika. Ilmuwati ini dikenal sebagai penemu dari polonium radioaktif dan radium elemen dan sebagai orang pertama yang memenangkan hadiah Nobel dua.
2. Nesmith Bette Graham - ia menemukan kertas cair, awalnya disebut “Mistake out”, zat yang digunakan untuk menutupi kesalahan yang dibuat di atas kertas.
3. Mary Anderson - ia menemukan perangkat untuk membersihkan jendela mobil, kini dikenal dengan wiper kaca depan mobil.
4. Stephanie Kwolek- penemu dan ilmuwan, ibu dari Kevlar – serat baja seperti sintetis yang digunakan pada ban radial, kecelakaan helm, dan rompi antipeluru.
5. Grace Murray Hopper-Dia menerobos bidang yang mayoritas di kuasai laki-laki daam hal Pemrograman. Dia adalah penemu bahasa pemrograman COBOL.
6. Ruth Wakefield - dia bertanggung jawab atas kelahiran chocolate chip cookie.
7. Lillian Moller Gilbreth-ratu ergonomi. Kita bisa berterima kasih atas tempat sampah dengan pedal kaki, mixer makanan listrik, rak di pintu kulkas dan perbaikan dapur lainnya.

8. Martha Coston-ia menciptakan sebuah sistem sinyal piroteknik, kini dikenal sebagai maritim sinyal suar.

9. Ruth Handler – penemu boneka Barbie. boneka ini dimaksudkan untuk menjadi boneka fashion remaja.
10. Josephine Cochran - Penemu Dishwasher itu. Setelah dia berkata: “Jika ada orang lain yang akan menciptakan mesin pencuci piring, aku akan melakukannya sendiri”. Dan … hebatnya! Dia menciptakannya!
sumber :http://gokiel-abiez.blogspot.com/2010/07/10-penemuan-top-dunia-oleh-wanita.html

KALUNGUSUS - 05.09

2 Mei 2012

Foto-foto POM Bensin/SPBU Jaman Dahulu dari Seluruh Belahan Dunia

2 Mei 2012

Stasiun Pengisian Bahan Bakar adalah tempat di mana kendaraan bermotor bisa memperoleh bahan bakar. . Namun, masyarakat juga memiliki sebutan lagi bagi SPBU. Misalnya di kebanyakan daerah, SPBU disebut Pom Bensin/Stasiun bensin yang adalah singkatan dari Pompa Bensin.

Ardmore, Oklahoma, c. 1920



Blashford, United Kingdom, 1930



Brooklyn, New York, U.S., 1973



Halensee, Germany, 1930



Location Unknown, 1958



Location Unknown, U.S., c. 1926



Los Angeles, California, c. 1955



Montreal, Canada, 1969



Pennsylvania, U.S., 1955



Philadelphia, Pennsylvania, c. 1935



Reedsville, West Virginia, 1935



United Kingdom, 1929



Wendover, Utah, 1945



Reedijk in Mijnsheerenland, 1970



Pie Town, New Mexico 1940



Jalan Gemblongan Surabaya 1925

KALUNGUSUS - 22.05

Sejarah 10 Mata uang tertua di Indonesia

10. Uang Real Batu, Kesultanan Sumenep (1730 M)

Kerajaan Sumenep di Madura mengedarkan mata uang yang berasal dari uang-uang asing yang kemudian diberi cap bertulisan Arab berbunyi ‘sumanap’ sebagai tanda pengesahan. Uang kerajaan Sumenep yang berasal dari uang Spanyol disebut juga real batu karena bentuknya yang tidak beraturan. Dulunya uang perak ini banyak beredar di Mexico yang kemudian beredar juga di Filipina (jajahan Spanyol). Di negeri asalnya uang mi bernilai 8 Reales. Selain uang real Mexico, kerajaan Sumenep juga memanfaatkan uang gulden Belanda dan uang thaler Austria.

9. Uang Picis, Kesultanan Cirebon (1710 M)

Sultan yang memerintah kerajaan Cirebon pernah mengedarkan mata uang yang pembuatannya dipercayakan kepada seorang Cina. Uang timah yang amat tipis dan mudah pecah ini berlubang segi empat atau bundar di tengahnya, disebut picis, dibuat sekitar abad ke-17. Sekeliling lubang ada tulisan Cina atau tulisan berhuruf Latin berbunyi CHERIBON.

8. Uang Jinggara, Kerajaan Gowa (Abad ke-16)
Di daerah Sulawesi, yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, berdiri kerajaan Gowa dan Buton. Kerajaan Gowa pernah mengedarkan mata uang dan emas yang disebut jingara, salah satunya dikeluarkan atas nama Sultan Hasanuddin, raja Gowa yang memerintah dalam tahun 1653-1669. Di samping itu beredar juga uang dan bahan campuran timah dan tembaga, disebut kupa.

7. Uang Kasha Banten, Kesultanan Banten (Abad ke-15)
Mata-uang dari Kesultanan banten pertama kali dibuat sekitar 1550-1596 Masehi. Bentuk koin Banten mengambil pola dari koin cash Cina yaitu dengan lubang di tengah, dengan ciri khasnya 6 segi pada lubang tengahnya (heksagonal). Inskripsi pada bagian muka pada mulanya dalam bahasa Jawa: “Pangeran Ratu”. Namun setelah mengakarnya agama Islam di Banten, inskripsi diganti dalam bahasa Arab, “Pangeran Ratu Ing Banten”. Terdapat beberapa jenis mata-uang lainnya yang dicetak oleh Sultan-sultan Banten, baik dari tembaga ataupun dari timah, seperti yang ditemukan pada akhir-akhir ini.

6. Uang Kampua, Kerajaan Buton (Abad ke-14)
Uang yang sangat unik,yang dinamakan Kampua dengan bahan kain tenun ini merupakan satu-satunya yang pernah beredar di Indonesia. Menurut cerita rakyat Buton, Kampua pertamakali diperkenalkan oleh Bulawambona,yaitu Ratu kerajaan Buton yang kedua,yang memerintaha sekitar abad XIV. Setelah ratu meninggal,lalu diadakan suatu “pasar” sebagai tanda peringatan atas jasa-jasanya bagi kerajaan Buton. Pada pasar tersebut orang yang berjualan engambil tempat dengan mengelilingi makam Ratu Bulawambona. Setelah selesai berjualan,para pedagang memberikan suatu upetiyang ditaruh diatas makam tersebut,yang nantinya akan masuk ke kas kerajaan. Cara berjualan ini akhirnya menjadi suatu tradisi bagi masyarakat Buton,bahkan sampai dengan tahun 1940.

5. Uang Dirham, Kerajaan Samudra Pasai (1297 M)
Mata uang emas dari Kerajaan Samudra Pasai untuk pertama kalinya dicetak oleh Sultan Muhammad yang berkuasa sekitar 1297-1326. Mata uangnya disebut Dirham atau Mas, dan mempunyai standar berat 0,60 gram (berat standar Kupang). Namun ada juga koin-koin Dirham Pasai yang sangat kecil dengan berat hanya 0,30 gram (1/2 Kupang atau 3 Saga). Uang Mas Pasai mempunyai diameter 10–11 mm, sedangkan yang setengah Mas berdiameter 6 mm. Pada hampir semua koinnya ditulis nama Sultan dengan gelar “Malik az-Zahir” atau “Malik at-Tahir”.

4. Uang Gobog Wayang, Kerajaan Majapahit (Abad k-13)
pada zaman Majapahit ini dikenal koin-koin yang disebut “Gobog Wayang”, dimana untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Thomas Raffles, dalam bukunya The History of Java. Bentuknya bulat dengan lubang tengah karena pengaruh dari koin cash dari Cina, ataupun koin-koin serupa yang berasal dari Cina atau Jepang. Koin gobog wayang adalah asli buatan lokal, namun tidak digunakan sebagai alat tukar. Sebenarnya koin-koin ini digunakan untuk persembahan di kuil-kuil seperti yang dilakukan di Cina ataupun di Jepang sehingga disebut sebagai koin-koin kuil. Setelah redup dan runtuhnya kerajaan Majapahit di Jawa Timur (1528), Banten di Jawa bagian barat muncul sebagai kota dagang yang semakin ramai.

3. Uang "Ma", (Abad ke-12)
Mata uang Jawa dari emas dan perak yang ditemukan kembali, termasuk di situs kota Majapahit, kebanyakan berupa uang “Ma”, (singkatan dari māsa) dalam huruf Nagari atau Siddham, kadang kala dalam huruf Jawa Kuno. Di samping itu beredar juga mata uang emas dan perak dengan satuan tahil, yang ditemukan kembali berupa uang emas dengan tulisan ta dalam huruf Nagari. Kedua jenis mata uang tersebut memiliki berat yang sama, yaitu antara 2,4 – 2,5 gram.
Selain itu masih ada beberapa mata uang emas dan perak berbentuk segiempat, ½ atau ¼ lingkaran, trapesium, segitiga, bahkan tak beraturan sama sekali. Uang ini terkesan dibuat apa adanya, berupa potongan-potongan logam kasar; yang dipentingkan di sini adalah sekedar cap yang menunjukkan benda itu dapat digunakan sebagai alat tukar. Tanda tera atau cap pada uang-uang tersebut berupa gambar sebuah jambangan dan tiga tangkai tumbuhan atau kuncup bunga (teratai?) dalam bidang lingkaran atau segiempat. Jika dikaitkan dengan kronik Cina dari zaman Dinasti Song (960 – 1279) yang memberitakan bahwa di Jawa orang menggunakan potongan-potongan emas dan perak sebagai mata uang, mungkin itulah yang dimaksud.
2. Uang Krishnala, Kerajaan Jenggala (1042-1130 M)
Pada zaman Daha dan Jenggala, uang-uang emas dan perak tetap dicetak dengan berat standar, walaupun mengalami proses perubahan bentuk dan desainnya. Koin emas yang semula berbentuk kotak berubah desain menjadi bundar, sedangkan koin peraknya mempunyai desain berbentuk cembung, dengan diameter antara 13-14 mm.
Pada waktu itu uang kepeng Cina datang begitu besar, sehingga saking banyaknya jumlah yang beredar, akhirnya dipakai secara “resmi” sebagai alat pembayaran, menggantikan secara total fungsi dari mata uang lokal emas dan perak.

1. Uang Syailendra (850 M)
Mata uang Indonesia dicetak pertama kali sekitar tahun 850/860 Masehi, yaitu pada masa kerajaan Mataram Syailendra yang berpusat di Jawa Tengah. Koin-koin tersebut dicetak dalam dua jenis bahan emas dan perak, mempunyai berat yang sama, dan mempunyai beberapa nominal :

* Masa (Ma), berat 2.40 gram; sama dengan 2 Atak atau 4 Kupang
* Atak, berat 1.20 gram; sama dengan ½ Masa, atau 2 Kupang
* Kupang (Ku), berat 0.60 gram; sama dengan ¼ Masa atau ½ Atak

Sebenarnya masih ada satuan yang lebih kecil lagi, yaitu ½ Kupang (0.30 gram) dan 1 Saga (0,119 gram).
Koin emas zaman Syailendra berbentuk kecil seperti kotak, dimana koin dengan satuan terbesar (Masa) berukuran 6 x 6/7 mm saja. Pada bagian depannya terdapat huruf Devanagari “Ta”. Di belakangnya terdapat incuse (lekukan ke dalam) yang dibagi dalam dua bagian, masing-masing terdapat semacam bulatan. Dalam bahasa numismatik, pola ini dinamakan “Sesame Seed”.
Sedangkan koin perak Masa mempunyai diameter antara 9-10 mm. Pada bagian muka dicetak huruf Devanagari “Ma” (singkatan dari Masa), dan di bagian belakangnya terdapatsyailendra.JPG incuse dengan pola “Bunga Cendana”.
sumber http://www.faktadunia.co.cc/2011/05/sejara-10-mata-uang-tertua-di-indonesia.html

KALUNGUSUS - 18.02

20 Apr 2012

Alasan Kenapa Dinamakan Bluetooth

20 Apr 2012

Kenapa Bernama Bluetooth?

sukague.com


Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN) tanpa kabel. Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan.

Spesifiksi dari peralatan Bluetooth ini dikembangkan dan didistribusikan oleh kelompok Bluetooth Special Interest Group. Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 Ghz dengan menggunakan sebuah frequency hopping traceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real time antara host-host bluetooth dengan jarak terbatas.Kelemahan teknologi ini adalah jangkauannya yang pendek dan kemampuan transfer data yang rendah.

Kehadiran bluetooth membuat seseorang tak lagi dipusingkan dengan kabel apa, warna apa, menuju ke mana, dan harus dicolok ke mana. Fungsi interkoneksi antarperalatan tersebut dapat digantikan oleh chipset bluetooth yang dipasang secara built-in pada peralatan elektronik terkait.

Nama "bluetooth" berasal dari nama raja di akhir abad sepuluh, Harald Blatand yang di Inggris juga dijuluki Harald Bluetooth. Konotasi demikian tidaklah jauh keliru, karena menurut cerita mitologi, Bluetooth konon berambut dan berkulit gelap. Ia gemar makan blueberries atau arbei, maka layak bila gigi Blatand menjadi kebiru-biruan atau blue tooth.

Ia adalah raja Denmark yang telah berhasil menyatukan suku-suku yang sebelumnya berperang, termasuk suku dari wilayah yang sekarang bernama Norwegia dan Swedia. Bahkan wilayah Scania di Swedia, tempat teknologi bluetooth ini ditemukan juga termasuk daerah kekuasaannya. Kemampuan raja itu sebagai pemersatu juga mirip dengan teknologi bluetooth sekarang yang bisa menghubungkan berbagai peralatan seperti komputer personal dan telepon genggam.

Sedangkan logo bluetooth berasal dari penyatuan dua huruf Jerman yang analog dengan huruf H dan B (singkatan dari Harald Bluetooth), yaitu H (Hagall) dan Runic letter (Blatand) yang kemudian digabungkan.

Awal mula dari Bluetooth adalah sebagai teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas (sekitar 10 meter).

Bluetooth berupa card yang menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11 dengan jarak layanan yang terbatas dan kemampuan data transfer lebih rendah dari card untuk Wireless Local Area Network (WLAN).

Pembentukan Bluetooth dipromotori oleh 5 perusahaan besar Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba membentuk sebuah Special Interest Group (SIG) yang meluncurkan proyek ini. Pada bulan Juli 1999 dokumen spesifikasi bluetooth versi 1.0 mulai diluncurkan.

Pada bulan Desember 1999 dimulai lagi pembuatan dokumen spesifikasi bluetooth versi 2.0 dengan tambahan 4 promotor baru yaitu 3Com, Lucent Technologies, Microsoft dan Motorola. Saat ini, lebih dari 1800 perusahaan di berbagai bidang bergabung dalam sebuah konsorsium sebagai adopter teknologi bluetooth. Walaupun standar Bluetooth SIG saat ini ‘dimiliki’ oleh grup promotor tetapi ia diharapkan akan menjadi sebuah standar IEEE (802.15).

Saat ini lebih dari 2.000 perusahaan atau anggota komunitas pecinta bluetooth tergabung dalam SIG. Dengan bluetooth mereka menawarkan nilai lebih dalam produknya untuk membidik pasar pelanggan papan atas. Dalam 2-3 tahun mendatang, bluetooth dipastikan bakal diproduksi secara massal dan diintegrasikan ke dalam aneka produk peralatan perkantoran, rumah tangga, kesehatan, peralatan kedokteran, otomotif, musik, game, dan entertainment. Bluetooth bakal mengubah secara drastis gaya hidup dan cara kerja peralatan perkantoran dan perkakas rumah tangga.

Sumber :
inertseven.info

KALUNGUSUS - 05.48

14 Mar 2012

10 Mahluk Cryptid (Aneh) yang Telah Dinyatakan Palsu

14 Mar 2012

Cryptid adalah makhluk atau tanaman yang keberadaannya telah diusulkan tetapi belum diakui secara konsensus ilmiah dan sering dianggap sangat tidak mungkin . Karena umumnya mahluk - mahluk Cryptid ini berbentuk tidak lazim dan hampir mirip dongeng.
Banyak dari mereka yang masih diperdebatkan saat ini, seperti Sasquatch dan Chupacabra.
Sementara itu, beberapa mahluk telah terbukti ada, seperti Okapi dan kanguru. Sayangnya, beberapa telah terbukti menjadi lelucon belaka atau kesalahan identifikasi .
Kita akan melihat 10 cryptid yang telah terbukti tidak ada. Catatan: saya hanya memasukkan daftar dari mahluk yang telah sepenuhnya ditolak,tidak diakui dan dianggap oleh masyarakat cryptozoological benar-benar tidak ada.
Karenanya, bigfoot dan alien tidak termasuk dalam daftar ini.

10. Rods
Rods (kadang-kadang dikenal sebagai "sky fish" atau "solar entities") adalah artefak memanjang yang dihasilkan oleh kamera yang secara tidak sengaja menangkap beberapa kepakan serangga terbang.
Video berbentuk batang objek bergerak cepat melalui udara diklaim oleh beberapa menjadi bentuk kehidupan alien atau UFO kecil, tetapi percobaan selanjutnya menunjukkan bahwa batang ini muncul dalam film karena ilusi optik / kolusi (terutama dalam rekaman video interlaced).
Peneliti telah menunjukkan bahwa rods adalah trik dari hasil cahaya hasil dari gambar (terutama gambar video) serangga terbang direkam dan diputar ulang.
Secara khusus, bagian cepat sebelum kamera serangga mengepakkan sayapnya telah terbukti untuk menghasilkan efek seperti rod (batang), karena blur, jika kamera menembak dengan waktu paparan yang relatif panjang.
Tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan untuk fenomena tersebut, para ilmuwan penasaran di fasilitas itu memutuskan bahwa mereka akan mencoba untuk memecahkan misteri dengan mencoba menangkap makhluk-makhluk ini.
Jaring besar didirikan dan kamera pengintai kemudian menangkap gambar rod terbang ke dalam perangkap.
Ketika jaring yang diperiksa, "rod" tidak lebih dari ngengat teratur dan serangga terbang biasa lainnya.
Penyelidikan selanjutnya membuktikan bahwa penampilan terbang rod pada video adalah ilusi optik yang diciptakan oleh kecepatan perekaman lebih lambat dari kamera.

9. Wild Haggis
Wild Haggis (Haggis scoticus) adalah makhluk fiksi yang pernah dikatakan asli dari Dataran Tinggi Skotlandia.
Hal lucu ini diklaim sebagai sumber haggis, hidangan tradisional Skotlandia yang sebenarnya terbuat dari jeroan domba (termasuk jantung, paru-paru, dan hati).
Menurut beberapa sumber, kaki haggis liar kiri dan kanan dengan panjang yang berbeda, yang memungkinkan untuk berjalan cepat di sekitar pegunungan yang curam dan lereng bukit yang membentuk habitat aslinya, tetapi hanya dalam satu arah.
Lebih jauh diyatakan bahwa ada dua jenis haggis, satu dengan kaki kiri lebih panjang dan yang lainnya lagi dengan kaki kanan.
Kedua varietas hidup berdampingan damai tetapi tidak dapat kawin silang di alam liar karena supaya laki-laki dari satu varietas untuk kawin dengan perempuan yang lain, ia harus berpaling untuk menghadapi ke arah yang sama sebagai pasangannya dimaksudkan, menyebabkan dia kehilangan keseimbangan sebelum ia dapat mengawininya.
Sebagai hasil dari kesulitan ini, perbedaan panjang kaki antara penduduk haggis yang ditekankan.

8. Ikan Trout Berbulu Lebat
fur-bearing trout (atau trout berbulu) adalah makhluk fiksi asli daerah utara Amerika Utara, khususnya Kanada, Montana, Wyoming, Colorado, dan Great Lakes. Klaim dasar (atau dongeng) adalah bahwa air danau dan sungai di daerah itu begitu dingin bahwa spesies ikan telah berkembang dengan menumbuhkan mantel bulu tebal untuk menjaga panas tubuhnya.
Teori lain mengatakan bahwa itu adalah karena empat kendi tonik rambut yang tumpah ke Sungai Arkansas.
Pada kenyataannya, ini mungkin kesalahpahaman sederhana. Seorang imigran abad ke-17 Skotlandia kepada sanak saudara merujuk "binatang berbulu dan ikan" menjadi berlimpah di Dunia Baru, diikuti dengan permintaan untuk mendapatkan spesimen dari "ikan berbulu" dimana seorang Skotlandia yang iseng siap memenuhi permintaan itu dengan membuat salah satunya, yang tentunya hasil rekayasa.
Faktanya, "cetakan kapas" Saprolegnia kadang-kadang akan menginfeksi ikan, menyebabkan jumbai dari yang mirip bulu muncul dan muncul pada tubuh ikan.
Infeksi berat akan mengakibatkan kematian ikan, dan sebagai jamur terus tumbuh setelah itu, ikan mati yang sebagian besar dikerumuni jamur mirip "bulu" putih kadang-kadang dapat ditemukan terdampar.

7. Skvader
Skvader adalah makhluk fiksi Swedia yang diperbincangkan pada tahun 1918 oleh ahli pengisi kulit binatang Rudolf Granberg dan permanen ditampilkan di museum di Norra Berget di Sundsvall.
mahluk Ini memiliki forequarters dan kaki belakang dari kelinci (Lepus), dan belakang, sayap dan ekor burung belibis (Tetrao urogallus) betina.
Nama adalah kombinasi dari dua kata, dan ini adalah penjelasan yang diberikan oleh Svenska Akademiens Ordbok (Kamus dari Akademi Swedia): Awalan skva-dari "skva-ttra" (dukun atau kicauan), dan akhiran-der dari "Tja-der" (belibis kayu).
Skvader berasal dari kisah perburuan dongeng yang diceritakan oleh seorang pria bernama Håkan Dahlmark selama makan malam di sebuah restoran di Sundsvall pada awal abad 20.
Untuk hiburan tamu-tamu lain, Dahlmark mengklaim bahwa ia pada tahun 1874 telah menembak binatang ini selama berburudi utara Sundsvall.
Pada ulang tahunnya di tahun 1907, pengurus rumah tangganya (dengan masksud mmbuat lelucon) menyajikan lukisan binatang ini, yang dibuat oleh keponakannya dan tak lama sebelum kematiannya pada 1912, Dahlmark menyumbangkan lukisan itu ke museum lokal.
Selama pameran di Örnsköldsvik pada tahun 1916 pengelola museum berkenalan dengan ahli mengisi kulit binatang Rudolf Granberg. Dia kemudian menyebutkan kisah berburu dan lukisan itu dan bertanya pada Granberg apakah dia bisa kembali merekrontuksi binatang tersebut.
Pada tahun 1918 Granberg telah menyelesaikan konstruksi ulang skvader dan sejak itu menjadi pajangan pameran yang sangat populer di museum, yang juga memiliki lukisan yang dipamerkan.
Makhluk yang sangat mirip disebut "Burung-kelinci" telah dijelaskan oleh Pliny ,tetua di Natural History. Makhluk ini memiliki tubuh burung dengan kepala kelinci dan dikatakan telah menghuni Pegunungan Alpen.

6. Jackalope
Jackalope adalah binatang mitos cerita rakyat Amerika Utara (yang disebut "makhluk menakutkan") digambarkan sebagai kelinci dengan tanduk kijang atau tanduk rusa dan kadang-kadang ekor ayam hutan (dan sering mempunyai kaki belakang).
Kata "Jackalope" adalah portmanteau dari "kelinci" dan "kijang", sebuah ejaan kuno "kijang". juga dikenal sebagai Lepus temperamental us
Ada kemungkinan bahwa cerita tentang orang iseng terinspirasi oleh penampakan kelinci terinfeksi virus papiloma Shope, yang menyebabkan pertumbuhan tumor mirip tanduk yan tumbuh di kepala dan tubuh kelinci.
Hal ini dapat terjadi pada kelinci Cottontail dalam kondisi alam dan pada kelinci domestik di bawah kondisi percobaan.
Regresi sistemik kutil terjadi dalam proporsi variabel kelinci sebagai konsekuensi dari respon diperantarai sel khusus kekebalan. Persistent kutil dapat berkembang menjadi karsinoma invasif.Progresi menjadi karsinoma diamati pada sekitar 25% dari kelinci Cottontail dan sampai dengan 75% dari kelinci domestik dengan kutil persisten.
Jackalope telah dibesarkan oleh desas desus aneh dari banyak mulut dengan berbagai bentukyang aneh (sebagian besar lidah-di-pipi) mengklaim sebagai kebiasaan makhluk itu.
Misalnya, dikatakan Jackalope menjadi hibrida dari rusa kerdil juga sebagai spesies "kelinci pembunuh".
Mahluk ini dikabarkan sangat pemalu, dan air susunya bisa digunakn sebagai obat. Jackalope dipercaya bisa meniru suara, termasuk suara manusia. Dia menggunakan kemampuan ini untuk menghindari pengejarnya, terutama dengan menggunakan frase seperti "Itu dia! ” Dia pergike sana! "
Di beberapa bagian Amerika Serikat dikatakan bahwa daging Jackalope memiliki rasa mirip dengan lobster. Namun, legenda mengatakan bahwa mereka berbahaya jika didekati.

5. Pohon Madagaskar
Pada tahun 1881 Jerman explorer "Carl Liche" menulis akun dalam Daftar Australia Selatan menghadapi pengorbanan yang dilakukan oleh suku "Mkodo" Madagaskar:
“the slender delicate palpi, with the fury of starved serpents, quivered a moment over her head, then as if instinct with demoniac intelligence fastened upon her in sudden coils round and round her neck and arms; then while her awful screams and yet more awful laughter rose wildly to be instantly strangled down again into a gurgling moan, the tendrils one after another, like great green serpents, with brutal energy and infernal rapidity, rose, retracted themselves, and wrapped her about in fold after fold, ever tightening with cruel swiftness and savage tenacity of anacondas fastening upon their prey.”
(palpi yang halus dan ramping, dengan kemarahan ular kelaparan, bergetar sesaat atas kepalanya, kemudian seolah-olah naluri dengan kecerdasan kerasukan setan diikat pada dirinya dalam putaran kumparan mendadak dan putaran leher dan lengannya, kemudian sambil jeritan mengerikan dan sekaligus lebih mengerikan tawa naik liar akan langsung dicekik turun lagi menjadi menggelegak mengerang, sulur-sulur satu demi satu, seperti ular hijau besar, dengan energi brutal dan kecepatan neraka, naik, retraksi sendiri, dan membungkusnya di sekitar kali lipat setelah kali lipat, semakin ketatnya dengan kejam kecepatan dan keuletan biadab anacondas ikat pada mangsanya.)
Pohon itu diberikan publisitas lebih lanjut oleh buku 1924 oleh mantan Gubernur Michigan Chase Osborn, Madagaskar, negeri dari pohon pemakan manusia.
Osborn menyatakan bahwa kedua suku dan misionaris di Madagaskar tahu tentang pohon mengerikan, dan juga mengulangi account Liche .
Pada buku yang ditulis tahun 1955 , Salamander dan Keajaiban lain, ilmu pengetahuan penulis Willy Ley menentukan bahwa suku Mkodo, Carl Liche, dan Madagaskar pemakan manusia pohon itu sendiri semua tampak rekayasa

4. Monster danau Thetis
Pada tanggal 22 Agustus 1972, Harian Victoria Times melaporkan bahwa dua remaja lokal diklaim telah dikejar dari pantai di Danau Thetis oleh makhluk yang secara kasar mirip Gill-jantan dari dari Black Lagoon.
Salah satu remaja mengaku telah diiris di tangan oleh makhluk, yang ditampilkan tiga jari kaki berselaput dan jari bersama dengan sirip berduri di tengkorak, lengan, dan kaki,hal ini mendorong investigasi oleh polisi hutan Kanada .
Mahluk ini digambarkan sebagai "kasar berbentuk segitiga, sekitar lima kaki (~ 1,5 m) tinggi dan mempunyai 5 kaki".
Pada saat itu, petugas menyatakan bahwa "anak laki-laki ini tampaknya jujur, dan sampai kita menentukan lain kita tidak memiliki pilihan lain kecuali melanjutkan penyelidikan kami."
4 hari setelah cerita dilaporkan, dua orang mengaku telah melihat makhluk itu di sisi berlawanan danau dari penampilan pertama. Menurut salah satu, "terdengar keluar dari air dan melihat sekeliling. Kemudian kembali ke dalam air. Lalu kita lari! "
Anak-anak menggambarkan makhluk itu sebagai "berbentuk seperti tubuh manusia biasa, tetapi memiliki wajah rakasa, dan bersisik [dengan] titik mencuat dari kepala [dan] telinga besar." Mereka percaya bahwa makhluk memiliki wajah mirip manusia, meskipun ternyatamempunyai kulit bersisik berwarna perak-biru .
Pada tanggal 26 Agustus 1972, Provinsi menerima telepon dari seorang pria yang mengaku telah kehilangan kadal Tegu hewan peliharaan di daerah tersebut setahun sebelumnya.
Tegu, hewan asal Amerika Latin dan sebagian besar karnivora, dapat tumbuh hingga empat meter panjangnya. Tegu umumnya dipelihara sebagai hewan peliharaan. Para petugas polisi menyelidiki dan percaya bahwa gambaran kadal itu cocok dengan deskripsi makhluk monster tersebut dan kasus ditutup.

3. Kasai Rex
Kasai rex adalah seekor binatang mengaku sebagai dinosaurus pemakan daging yang hidup di Afrika.Ada deskripsi yang saling bertentangan itu, dan laporan asli hanya diduga oleh cryptozoologists ,meragukan.
Pada tahun 1932 John Johnson , pemilik perkebunan Swedia, sedang melakukan perjalanan dengan seorang pemabntunya di lembah Kasai, di Kongo Belgia (sekarang Republik Demokratik Kongo).
Mereka berpapasan dengan badak, dan, ketika mencoba untuk menyebarkannya tanpa deteksi, dikejutkan dengan makhluk besar bergegas keluar dari semak-semak dan menyerang badak.
Dia terbangun untuk melihat bahwa makhluk itu makan badak. "Itu mahluk itu mempunyai warna kemerahan , dengan garis-garis berwarna kehitaman," katanya kemudian.
"Dia memiliki moncong panjang dan gigi yang banyak." Dia memutuskan bahwa makhluk itu berukuran sekitar 13 m , adalah Tyrannosaurus.
Ada cerita yang sama dalam edisi Herald Rhodesia, juga dari tahun 1932, meskipun disertai dengan foto yang jelas hoax:
"Pada tanggal 16 Februari lalu saya pergi dalam perjalanan menembak, disertai dengan pembawa pistol saya. Saya hanya memiliki senapan Winchester kecil, tidak mengharapkan sesuatu buruan yang besar. Pukul 2 siang saya sudah sampai di lembah Kasai (sic).
Buruan tidak ada yang terlihat. Saat kami turun ke air, anak itu tiba-tiba berteriak "gajah". Ternyata dua ekor lembu raksasa yang hampir tersembunyi oleh hutan.
Sekitar 50 meter dari mereka kulihat sesuatu yang luar biasa - sebuah rakasa, sekitar 16 meter tingginya, dengan kepala dan ekor mirip kadal. Aku menutup mata dan membukanya kembali. Tidak mungkin ada keraguan tentang itu, binatang itu masih ada. Anak saya meringkuk dan ketakutan di rumput.
Tiba-tiba rakasa tersebut lenyap, dengan gerakan sangat cepat. Butuh beberapa waktu untuk pulih.Di samping anak itu saya berdoa dan menangis. Aku mengangkat dia, mendorongnya bersama dan membuatnya mengikuti saya pulang.
Dalam perjalanan kami harus melintasi rawa besar.Di rawa, kadal besar muncul sekali lagi, merobek bangkai badak mati. Aku hanya berjarak sekitar 25 meter darinya.
Anak itu mengambil cuti Perancis, membawa senapan dengan dia. At first I was careful not to stir, then I thought of my camera.Pada awalnya saya tidak bergerak terpaku lalu saya ingat kamera saya. Aku bisa mendengar tulang badak bersuara gemertak di mulut kadal raksasa itu. Persis saat saya klik (foto),mahluk itu melompat ke air yang dalam.
Pengalaman itu terlalu banyak untuk sistem saraf saya.Karena sangat lelah, aku tenggelam di balik semak yang telah memberi saya tempat berlindung.Kegelapan menjadi raja di depan mataku. Gerak hewan fenomenal yang sangat cepat adalah hal yang paling menakjubkan yang pernah saya lihat. " Aku pasti terlihat gila, ketika akhirnya saya kembali kamp.
' Selama delapan hari aku berbaring di demam, tidak sadar hampir sepanjang waktu. '
Kisah ini menyajikan masalah karena ketidakakuratan.
Pemburu mengklaim bahwa "banteng raksasa" atau gajah berada di hutan - namun gajah hutan Loxodonta siklon lebih kecil dari gajah L.
Seekor banteng besar L. africana akan mengalami kesulitan besar dalam medan hutan (Meskipun, mengingat ukuran semua gajah, adalah wajar bahwa sang Gajah masih bisa telah digambarkan berukuran besar).

2. Hodag
Pada tahun 1893 surat kabar melaporkan penemuan seekor Hodag di Rhinelander, Wisconsin. Memiliki "kepala kodok, wajah menyeringai seekor gajah raksasa, kaki pendek tebal dengan cakar besar, bagian belakang dinosaurus, dan ekor panjang dengan ujungnya berbentuk tombak ".
Laporan itu dipicu oleh tukang kayu yang terkenal dari Wisconsin Eugene Shepard, yang diminta sekelompok orang setempat untuk menangkap binatang.Kelompok ini melaporkan bahwa mereka perlu menggunakan dinamit untuk membunuh binatang itu. Sebuah foto dari sisa-sisa binatang hangus dirilis ke media.Ini adalah ", aneh, rakasa paling menakutkan yang mempunyai cakar setajam pisau cukur di bumi. Mahluk ini menjadi punah setelah sumber makanan utama, Bulldog putih, menjadi langka di daerah tersebut. "

Shepard mengaku telah menangkap Hodag lain pada tahun 1896, dan yang satu ini ditangkap hidup-hidup. Menurut laporan Shepard, dia dan beberapa pegulat beruang menempatkan kloroform di ujung tiang yang panjang, yang mereka letakkan sebagai jebakan di gua dimana makhluk ini berhasil diatasi.
Dia menampilkan Hodag ini di pameran County Oneida pertama. Ribuan orang datang untuk melihat Hodag di pameran atau di layar Shepard di sebuah gubuk di rumahnya.
Kemudian surat kabar lokal, seluruh negara bagian, dan kemudian secara nasional mulai mengambil cerita tentang makhluk ini, tampaknya luar biasa hidup, sekelompok kecil ilmuwan dari Smithsonian Institution di Washington, DCannounced mereka akan bepergian ke Rhinelander untuk memeriksa penemuan ini. Pengumuman hasil penelitian ini dieja di akhir kalimat, kemudian Shepard terpaksa mengakui bahwa Hodag itu tipuan.

1. Raksasa Cardiff

Raksasa ini adalah diklaim oleh petani tembakau New York bernama George Hull.
Hull, seorang ateis, memutuskan untuk membuat raksasa setelah bertengkar pada pertemuan kebangunan Metodis tentang perjalanan di Kejadian 6:4 yang menyatakan bahwa ada raksasa yang pernah tinggal di Bumi.
Hull menyewa orang untuk mengukir patung setinggi 3,0 m, 4,5 inci blok gipsum di Fort Dodge, Iowa, mengatakan kepada mereka itu dimaksudkan untuk monumen Abraham Lincoln di New York.
Dia mengirim blok ke Chicago, tempat dimana dia menyewa Edward Burghardt, seorang tukang batu Jerman, untuk mengukirnya menjadi serupa dengan seorang pria dan dia bersumpah untuk menjaga rahasia.
Berbagai noda dan asam yang digunakan untuk membuat raksasa itu tampak tua dan lapuk, dan permukaan raksasa dipukuli dengan jarum rajut baja tertanam dalam papan untuk mensimulasikan pori-pori.
Pada November 1868 Hull mengangkut raksasa itu dengan kereta api ke peternakan William Newell, sepupunya. Hampir setahun kemudian, Newell disewa Gideon Emmons dan Henry Nichols, seolah-olah untuk menggali sumur, dan pada 16 Oktober 1869 mereka mengaku menemukan raksasa.
Newell mendirikan tenda di atas raksasa dan menarik biaya 25 sen untuk orang yang ingin melihatnya. Dua hari kemudian dia menambah harga 50 sen.
Sarjana arkeologi mengatakan raksasa itu palsu, dan beberapa ahli geologi bahkan memperhatikan bahwa tidak ada alasan yang baik untuk mencoba untuk menggali sebuah sumur di tempat tepat raksasa telah ditemukan.
Akhirnya, Hull menjualnya paruh bunga sebesar $ 23.000 sampai sindikasi lima orang dipimpin oleh David Hannum. Mereka memindahkannya ke Syracuse, New York untuk pameran.
Raksasa itu menarik orang banyak sehingga pemain sandiwara PT Barnum menawarkan $ 50.000 untuk raksasa itu.
Ketika sindikasi menolaknya dia menyewa seorang pria untuk model bentuk raksasa itu diam-diam di lilin dan membuat replika plester.Dia menaruh raksasa dipamerkan di New York, mengklaim bahwa dia adalah raksasa nyata dan Raksasa Cardiff itu adalah palsu.
Hannum menggugat Barnum karena menyebutkan raksasanya adalah palsu, tetapi hakim menyuruhnya untuk mendapatkan raksasa untuk bersumpah atas keaslian sendiri di pengadilan jika dia menginginkan perintah menguntungkan.
Pada 2 Februari 1870 kedua raksasa terungkap sebagai palsu di pengadilan. Hakim memutuskan bahwa Barnum tidak dapat digugat karena menyebut raksasa itu palsu .

KEYWORDS:MAHLUK ANEH,BINATANG LEGENDA,MAHLUK ANEH HOAX,HOAX TERBESAR,RAKSASA HOAX,MAHLUK PALSU,MONSTER HOAX

KALUNGUSUS - 22.05