;

Ads

Tampilkan postingan dengan label Pengusaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengusaha. Tampilkan semua postingan

30 Agu 2010

Potret Sejarah "Euclid-Ahli ilmu Ukur Yunani"

30 Agu 2010

Tidak banyak orang yang beruntung memperoleh kemasyhuran yang abadi seperti Euclid, ahli ilmu ukur Yunani yang besar. Meskipun semasa hidupnya tokoh-tokoh seperti Napoleon, Martin Luther, Alexander yang Agung, jauh lebih terkenal ketimbang Euclid tetapi dalam jangka panjang ketenarannya mungkin mengungguli semua mereka yang disebut itu.

Selain kemasyhurannya, hampir tak ada keterangan terperinci mengenai kehidupan Euclid yang bisa diketahui. Misalnya, kita tahu dia pernah aktif sebagai guru di Iskandariah, Mesir, di sekitar tahun 300 SM, tetapi kapan dia lahir dan kapan dia wafat betul-betul gelap. Bahkan, kita tidak tahu di benua apa dan dikota apa dia dilahirkan. Meski dia menulis beberapa buku dan diantaranya masih ada yang tertinggal, kedudukannya dalam sejarah terutama terletak pada textbooknya yang hebat mengenai ilmu ukur yang bernama The Elements.

Arti penting buku The Elements tidaklah terletak pada pernyataan rumus-rumus pribadi yang dilontarkannya. Hampir semua teori yang terdapat dalam buku itu sudah pernah ditulis orang sebelumnya, dan juga sudah dapat dibuktikan kebenarannya. Sumbangan Euclid terletak pada cara pengaturan dari bahan-bahan dan permasalahan serta formulasinya secara menyeluruh dalam perencanaan penyusunan buku. Di sini tersangkut, yang paling utama, pemilihan dalil-dalil serta perhitungan-perhitungannya, misalnya tentang kemungkinan menarik garis lurus diantara dua titik. Sesudah itu dengan cermat dan hati-hati dia mengatur dalil sehingga mudah difahami oleh orang-orang sesudahnya. Bilamana perlu, dia menyediakan petunjuk cara pemecahan hal-hal yang belum terpecahkan dan mengembangkan percobaan-percobaan terhadap permasalahan yang terlewatkan. Perlu dicatat bahwa buku The Elements selain terutama merupakan pengembangan dari bidang geometri yang ketat, juga di samping itu mengandung bagian-bagian soal aljabar yang luas berikut teori penjumlahan.

Buku The Elements sudah merupakan buku pegangan baku lebih dari 2000 tahun dan tak syak lagi merupakan textbook yang paling sukses yang pernah disusun manusia. Begitu hebatnya Euclid menyusun bukunya sehingga dari bentuknya saja sudah mampu menyisihkan semua textbook yang pernah dibikin orang sebelumnya dan yang tak pernah digubris lagi. Aslinya ditulis dalam bahasa Yunani, kemudian buku The Elements itu diterjemahkan ke dalam pelbagai bahasa. Terbitan pertama muncul tahun 1482, sekitar 30 tahun sebelum penemuan mesin cetak oleh Gutenberg. Sejak penemuan mesin itu dicetak dan diterbitkanlah dalam beribu-ribu edisi yang beragam corak.

Sebagai alat pelatih logika pikiran manusia, buku The Elements jauh lebih berpengaruh ketimbang semua risalah Aristoteles tentang logika. Buku itu merupakan contoh yang komplit sekitar struktur deduktif dan sekaligus merupakan buah pikir yang menakjubkan dari semua hasil kreasi otak manusia.

Adalah adil jika kita mengatakan bahwa buku Euclid merupakan faktor penting bagi pertumbuhan ilmu pengetahuan modern. Ilmu pengetahuan bukanlah sekedar kumpulan dari pengamatan-pengamatan yang cermat dan bukan pula sekedar generalisasi yang tajam serta bijak. Hasil besar yang direnggut ilmu pengetahuan modern berasal dari kombinasi antara kerja penyelidikan empiris dan percobaan-percobaan di satu pihak, dengan analisa hati-hati dan kesimpulan yang punya dasar kuat di lain pihak.

Kita masih bertanya-tanya apa sebab ilmu pengetahuan muncul di Eropa dan bukan di Cina, tetapi rasanya aman jika kita menganggap bahwa hal itu bukanlah semata-mata lantaran soal kebetulan. Memanglah, peranan yang digerakkan oleh orang-orang brilian seperti Newton, Galileo dan Copernicus mempunyai makna yang teramat penting. Tetapi, tentu ada sebab-musababnya mengapa orang-orang ini muncul di Eropa. Mungkin sekali faktor historis yang paling menonjol apa sebab mempengaruhi Eropa dalam segi ilmu pengetahuan adalah rasionalisme Yunani, bersamaan dengan pengetahuan matematika yang diwariskan oleh Yunani kepada Eropa. Patut kiranya dicatat bahwa Cina --meskipun berabad-abad lamanya teknologinya jauh lebih maju ketimbang Eropa-- tak pernah memiliki struktur matematika teoritis seperti halnya yang dipunyai Eropa. Tak ada seorang matematikus Cina pun yang punya hubungan dengan Euclid. Orang-orang Cina menguasai pengetahuan yang bagus tentang ilmu geometri praktis, tetapi pengetahuan geometri mereka tak pernah dirumuskan dalam suatu skema yang mengandung kesimpulan.

Bagi orang-orang Eropa, anggapan bahwa ada beberapa dasar prinsip-prinsip fisika yang dari padanya semuanya berasal, tampaknya hal yang wajar karena mereka punya contoh Euclid yang berada di belakang mereka. Pada umumnya orang Eropa tidak beranggapan geometrinya Euclid hanyalah sebuah sistem abstrak, melainkan mereka yakin benar bahwa gagasan Euclid --dan dengan sendirinya teorinya-- memang benar-benar merupakan kenyataan yang sesungguhnya.

Pengaruh Euclid terhadap Sir Isaac Newton sangat kentara sekali, sejak Newton menulis buku kesohornya The Principia dalam bentuk kegeometrian, mirip dengan The Elements. Berbagai ilmuwan mencoba menyamakan diri dengan Euclid dengan jalan memperlihatkan bagaimana semua kesimpulan mereka secara logis berasal mula dari asumsi asli. Tak kecuali apa yang diperbuat oleh ahli matematika seperti Russel, Whitehead dan filosof Spinoza.

Kini, para ahli matematika sudah memaklumi bahwa geometri Euclid . bukan satu-satunya sistem geometri yang memang jadi pegangan pokok dan teguh serta yang dapat direncanakan pula, mereka pun maklum bahwa selama 150 tahun terakhir banyak orang yang merumuskan geometri bukan a la Euclid. Sebenarnya, sejak teori relativitas Einstein diterima orang, para ilmuwan menyadari bahwa geometri Euclid tidaklah selamanya benar dalam penerapan masalah cakrawala yang sesungguhnya. Pada kedekatan sekitar "Lubang hitam" dan bintang neutron --misalnya-- dimana gayaberat berada dalam derajat tinggi, geometri Euclid tidak memberi gambaran yang teliti tentang dunia, ataupun tidak menunjukkan penjabaran yang tepat mengenai ruang angkasa secara keseluruhan. Tetapi, contoh-contoh ini langka, karena dalam banyak hal pekerjaan Euclid menyediakan kemungkinan perkiraan yang mendekati kenyataan. Kemajuan ilmu pengetahuan manusia belakangan ini tidak mengurangi baik hasil upaya intelektual Euclid maupun dari arti penting kedudukannya dalam sejarah.

   

Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah

KALUNGUSUS - 16.15

15 Mei 2010

Potret Sejarah "Ray A Kroc (Pendiri Mc Donald)"

15 Mei 2010

Kerajaan Hamburger 

Orang bilang banyak jalan untuk menjadi jutawan. Tetapi, sesungguhnya tidak ada jalan melipatgandakan kekayaan dengan mudah. Selain perlu kerja keras, yang tak kalah penting adalah mengolah pegalaman masa lalu. Hal itulah yang kerap disarankan para ahli ketika anda pertama kali hendak menekuni bisnis waralaba.
 
Pengalaman pula yang menjadi modal utama Ray A Kroc ketika mengembangkan restoran Hamburger McDonal's dari pengalamannya bertemu dengan banyak orang dan mengamati sistem kerja perusahaan-perusahaan yang dikunjunginya, membuat Kroc cekatan dalam membuat peluang.
 


Ray Kroc yang dilahirkan tahun 1902, sejak muda percaya bahwa peluang hanya datang satu kali dan harus diambil pada kesempatan pertama. Saat berumur 15 tahun, di berbohong soal umurnya agar bisa mendapatkan pekerjaan sebagai sopir Palang Merah.
 
Kroc akhirnya dikirim ke Connecticut untuk pelatihan, namun tak jadi berangkat ke Eropa karena perang sudah berakhir. Setelah itu Kroc muda menjalani professi sebagai pemain piano sekaligus penjaja cangkir kertas untuk Lily Kulit Chup Cho.
 
Setelah menyadari banyak hal, akhirnya dia betah sebagai salesman. Peluang baru muncul ketika dia berjumpa Earl Prince, seorang penemu alat pembuat milkshake. Kroc meyakinkan Earl agar memberikan hak pemesanan produk tersebut kepadanya. Selama satu setengah dekade berikutnya, Kroc suses berjualan alat itu diseluruh negara.
 
Setelah berkeliling Amerika, Kroc menyadari bahwa salah satu pelanggan terbesarnya adalah sebuah restoran yang berbasis di California. Restoran itu dikelola oleh kakak beradik Richard dan Maurice McDonald. Dari penyelidikannya, Kroc menemukan restoran tersebut memakai tekhnik produksi massal dengan sistem assembly dalam pembuatan hamburger dan sandwich-nya.
 
Kroc juga mencermati, pemilik McDonald's kelihatannya tidak tertarik mengembangkan operasi restorannya lebih lanjut. Melihat gejala itu, lagi-lagi Kroc menunjukan kepiawaiannya sebagai seorang salesman. Dia meyakinkan McDonald's bersaudara agar memberikan hak keagenan eklusif kepadanya.
 
Memulai Waralaba
Tak lama kemudian Ray Kroc mendapatkan hak terbatas dari operasi restoran tersebut. Dia membuka outlet McDonald's pertamanya tahun 1954 di Des Plaines, Illinois.
 
Dari pengalaman dan pengamatannya selama bertahun-tahun, ia menemukan bahwa para pekerja tidak memiliki waktu untuk makan siang, apalagi jika mereka harus ada dijalan, dari satu rapat ke rapat lain, atau dari satu kunjungan bisnis ke kunjungan bisnis lainnya. Ide makanan cepat saji inilah yang dikembangkannya. Bisnis tumbuh mengesankan, dan Kroc segera membuka outlet yang lain. Yang kedua dan yang ketiga, keduanya di California, dibuka tahu 1955. Dalam lima tahun jaringannya berkembang jadi 228, dan pada tahun 1961 dia membeli restoran itu dari McDonald's bersaudara.
 
Ketika menjadi bos McDonald's Ray Kroc menyadari bahwa keuntungan besar akan datang dari tanah. Pada 1956 Ray Kroc membentuk Fanchise Realty Corporation, dengan tugas membeli tanah dan menjualnya dengan model sewa/beli (leasing) kepada franhisee.
 
Dengan cepat Kroc mulai merekrut franchisee pada 1961. Keuntungan besar yang dieroleh dari franchisee memudahkan Kroc meraup modal dari pasar keuangan. Dia memanfaatkan dana tersebut untuk beriklan. Isinya adalah kampanye yang terpusat pada maskot perusahaan - Ronald McDonald.
 
Dalam memilih pemilik yang akan memegang lisensi outlet baru, Kroc dan para pembantunya mencari-cari, seperti dijelaskannya pada 1971, "Figur yang baik ketika berhubungan dengan orang; kami lebih suka memilih salesman ketimbang akuntan atau juru masak".
 
Tatkala pasar domestik sudah jenuh, Ray Kroc mulai memalingkan perhatiannya ke luar negeri. Di luar AS, sajian restoran cepat saji ini mengelami penyesuaian dimana operasi mereka berada. Agar gampang di ucapkan oleh konsumen, di Jepang namanya bahkan di ganti menjadi Makudonaldo. Di India dan Timur Tengah daging babi tak dihidangkan. Dan di Irlandia promosinya berbunyi, "Our name may be american, but we're all Irish."
 
Ketekunan
Banyak penjual yang hanya memikirkan keuntungan besar sesaat. Berbagai cara dilakukan agar keuntungan cepat dapat diraih, antara lain menaikan harga setinggi langit atau mengurangi kualitas. Namun hal ini tidak berlaku bagi Ray Kroc yang menjaga kualitas hamburger, pelayanan, kebersihan dan manfaat yang di berikan kepada pelanggan.
 
Kualitas yang diberikan selalu nomor satu dan konsisten di tiap outlet yang dibukanya. Konsisten dalam mutu membangun kepercayaan pasar terhadap semua jenis makan dan pelayanan yang disajikan oleh waralaba hamburger dunia ini.
 
"Saya kira untuk menjadi usahawan anda harus memiliki ego yang luas, kebanggaan besar, dan kemampuan menginspirasikan orang lain agar mengikuti kepemimpinan anda" katanya suatu ketika.
 
Dalam pengamatan Kroc, banyak orang yang ekspektasi mencapai apa yang diingikan dengan cepat. "Kami menginginkan seseorang terjun ke dalam bisnis secara total. Jika ambisinya adalah mencapai keadaan dimana dia dapat main golf empat hari dalam seminggu atau main kartu untuk mendapatkan satu saja dan bukannya sepuluh sen, kami tak mau dia berada di restoran McDonald's tegasnya.
 
Tak heran jika banyak eksekutif McDonald's menghiasi ruang kerja mereka dengan tulisan diktum yang menjadi yang menjadi favoritnya:
"Di dunia ini tak ada yang akan bisa menggantikan ketekunan. Talenta tidak; kegagalan orang bertalenta adalah hal biasa. Jenius pun tidak akan bisa. Kaum jenius yang tidak mendapatkan apa-apa (unrewarded) sudah bisa menjadi peribahasa. Pendidikan juga tidak bisa; dunia ini dipenuhi orang berpendidikan yang terlantar. Ketekunan dan determinasi saja yang mahakuasa".
 
Tua Bukan Halangan
Pepatah memang mengatakan bahwa "Life begins at 40". Tetapi, bagi Roy Kroc "Life begins at 50". Pada usia 50 tahun inilah dulu Ray Kroc memulai usaha baru di bidang makanan. Situasi yang tak mudah dihadapinya. Ray Kroc menderita diabetes dan arthritis. Kandung kemih dan kelenjar gondok sudah diangkat lewat sebuah operasi. Namun tekad untuk sukses terus membakar sekujur tubuh.
 
Pada tahun 1974, Ray Kroc menjadi sosok pahlawan karena perkara yang tidak ada hubungan dengan bisnis. Dia membeli sebuah team bisbol San Diego Padres dan mencegah hengkangnya klub tersebut ke Wasington, DC.
 
Tahun 1968, lewat istrinya Joan, sebuah program nasional untuk membantu keluarga yang kecanduan alkohol bernama operation Cork dibentuk. Salah satu akativitasnya adalah membarikan hibah sebesar 800,000 USD kepada Dartmouth Medical School utntuk mengembangkan kurikulum dan studi tentang penyalahgunaan alkohol.
 
Kork Menderita stroke pada Desember 1979 dan segera setelah itu masuk pusat penanganan kecanduan alkohol di Orange, California.
 

Ray Kroc meninggal dunia karena usia tua pada januari 1984. Dalam usia 81 tahun dia menjadikan pewarisnya sebagai jutawan. Dan kepergian-nya hanya seluluh bulan sebelum McDonalds menjual Hamburger-nya yang ke-50 milliar.

KALUNGUSUS - 22.04

Potret Sejarah "Kolonel Sanders (Pendiri KFC)"

Inilah kisah kegigihan Kolonel Sanders, pendiri waralaba ayam goreng terkenal KFC. Dia memulainya di usia 66 tahun. Pensiunan angkatan darat Amerika ini tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. Namun dia memiliki keahlian dalam memasak dan menawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Kolonel Harland Sanders adalah pelopor Kentucky Fried Chicken atau KFC yang telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam industri waralaba makanan siap saji di dunia.

Sosok Kolonel Sanders, bahkan kini menjadi simbol dari semangat kewirausahaan. Dia lahir pada 9 September 1890 di Henryville, Indiana, namun baru mulai aktif dalam mewaralabakan bisnis ayamnya di usia 65 tahun. Di usia 6 tahun, ayahnya meninggal dan Ibunya sudah tidak mampu bekerja lagi sehingga Harland muda harus menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3 tahun. Dengan kondisi ini ia harus memasak untuk keluarganya. Di masa ini dia sudah mulai menunjukkan kebolehannya.

Pada umur 7 tahun ia sudah pandai memasak di beberapa tempat memasak. Pada usia 10 tahun ia mendapatkan pekerjaan pertamanya didekat pertanian dengan gaji 2 dolar sebulan. Ketika berumur 12 tahun ibunya kembali menikah, sehingga ia meninggalkan rumah tempat tinggalnya untuk mendapatkan pekerjaan di pertanian di daerah Greenwood, Indiana. Selepas itu, ia berganti-ganti pekerjaan selama beberapa tahun.

Pertama, sebagai tukang parkir di usia 15 tahun di New Albany, Indiana dan kemudian menjadi tentara yang dikirim selama 6 bulan ke Kuba. Setelah itu ia menjadi petugas pemadam kebakaran, belajar ilmu hukum melalui korespondensi, praktik dalam pengadilan, asuransi, operator kapal feri, penjual ban, dan operator bengkel.
Di usia 40 tahun, Kolonel ini mulai memasak untuk orang yang bepergian yang singgah di bengkelnya di Corbin. Kolonel Sanders belum punya restoran pada saat itu. Ia menyajikan makanannya di ruang makan di bengkel tersebut. Karena semakin banyak orang yang datang ke tempatnya untuk makan, akhirnya ia pindah ke seberang jalan dekat penginapan dan restoran bisa menampung 142 orang.

Selama hampir 9 tahun ia menggunakan resep yang dibuatnya dengan teknik dasar memasak hingga saat ini. Citra Sander semakin baik. Gubernur Ruby Laffoon memberi penghargaan Kentucky Colonel pada tahun 1935 atas kontribusinya bagi negara bagian Cuisine. Dan pada tahun 1939, keberadaannya pertama kali terdaftar di Duncan Hines “Adventures in Good Eating.”

KALUNGUSUS - 21.52