;

Ads

Tampilkan postingan dengan label Kabar-Kabar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar-Kabar. Tampilkan semua postingan

4 Mei 2012

Walau Tak Lulus SMA Wanita ini Menjadi Milyader

4 Mei 2012


KAlau di Amerika baru-baru ini heboh dengan berita anak kecil calon milyader ternyata kisah pemilik susi air juga luar biasa dia Susi Pujiastuti adalah contoh seorang enterpreneur tulen. Dia memulai semuanya dari bawah sebagai pedagang ikan hingga sukses dengan aset ratusan miliar rupiah. Jalur hidupnya yang keras tergambar jelas dari kerut di wajah wanita ini. Wanita yang tidak tamat SMA ini memiliki dua perusahaan yaitu PT ASI Pujiastuti Marine Product dan maskapai carter Susi Air dengan 22 unit pesawat dengan ribuan karyawan.Hal ini membuat PT Excelcomindo Pratama (Tbk), perusahaan telekomunikasi menganugerahinya sebagai The Best Indonesia Berprestasi pada tahun 2009.

Jalanan hidup wanita ini memang penuh liku-liku. Setelah memutuskan keluar saat SMA di Cilacap, Jawa Tengah pada 1983, Susi mulai menjalani pekerjaannya sebagai pengepul ikan dengan modal pas-pasan. Usahanya terus berkembang, setahun kemudian dia berhasil menguasai pasar Cilacap.

Tak puas hanya di satu daerah, Susi mulai melirik daerahPangandaran. Ternyata justru di wilayah selatan Jawa Barat inilah usaha ikannya makin maju pesat. Bila tadinya yang diperdagangkan hanya sebatas ikan dan udang, Susi mulai mulai menjual komoditas yang lebih berorientasi ekspor, yaitu lobster. Dia membawa dagangannya sendiri ke Jakarta untuk restoran-restoran dan diekspor.

Karena permintaan luar negeri sangat besar, untuk menyediakan stok lobster, Susi harus berkeliling Indonesia mencari sumber-sumber persediaan lobster. Masalah pun timbul, problem justru karena stok sangat banyak, tetapi transportasi yang sangat terbatas. Untuk mengirim dengan kapal terlalu lama, tetapi pesawat di daerah pedalaman sangat jarang.

Pada saat itulah timbul ide Susi untuk membeli sebuah pesawat. Hal ini juga didukung oleh suaminya Christian von Strombeck, seorang pilot pesawat carteran asal Jerman sekitar sepuluh tahun lalu. Sebuah pesawat jenis Cessna, ternyata berhasil membantu meningkatkan produktifitas perdagangan ikannya. Dengan adanya transportasi yang mudah ini semakin meningkatkan daya jual nelayan di daerah.

"Nelayan bisa mendapatkan nilai tambah. Misalnya saja, lobster di Pulau Mentawai yang tadinya hanya dijual Rp 40 ribu per kilo, setelah itu bisa dinaikkan menjadi Rp 80 ribu per kilo, saat itu," kata Susi kepada PersdaNetwork.

Kebutuhan akan pesawat pun semakin meningkat seiring dengan ekspor yang terus bertambah. Nah, ternyata pesawat yang tadinya hanya untuk membawa barang dagangan ini pun kemudian disewakan kepada masyarakat yang ingin menumpang. "Tadinya beli satu, lalu beli lagi. Ternyata permintaan transportasi sangat besar, karenanya kita pun mengembangkan bisnis pesawat carter ini dan Susi Air," ujarnya.

Saat ini, Susi Air telah memiliki 22 armada pesawat kecil antara lain Cessna Grand, Avanti dan Porter yang dioperasikan oleh 80 orang pilot, 26 di antaranya adalah pilot asing. Cessna saat ini harganya Rp 20 miliar per unit, sedangkan Avanti empat kali lebih mahal.

Untuk Susi Air, saat ini telah beroperasi hampir di seluruh daerah di Indonesia. Namun untuk mengembangkan bisnisnya itu, Susi bertekat untuk menambah armada hingga 40 unit. Paling tidak sedikitnya membutuhkan dana sebesar Rp 200 miliar.

"Yang penting kita harus meningkatkan layanan, agar pelanggan semakin suka pada kita," demikian katanya berfalsafah. 

 

KALUNGUSUS - 06.38

1 Mei 2012

Ada 16 Aliran dana yang Mengalir ke Angelina Sondakh

1 Mei 2012


Setelah penahanan Angelina Sondakh oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada 16 aliran dana ke rekening wakil sekjen Partai Demokrat Itu, tersangka kasus suap pembahasan anggaran Wisma Atlet dan anggaran Kementerian Pemuda dan Olah Raga.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP membenarkan dugaan adanya aliran dana ke politisi Partai Demokrat itu. Namun, karena hal itu berkaitan dengan materi penyidikan.

KPK telah menetapkan Angelina sebagai tersangka atas tuduhan telah menerima janji atau hadiah terkait pembahasan anggaran di dua kementerian terkait posisinya sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan dan olah raga. Berita terkait, dan dana yang mengalir jumlahnya puluhan miliar dan ada pula yang berbentuk dollar AS.

KALUNGUSUS - 15.34

30 Apr 2012

Plat Mobil Ketua Umum Partai Demokrat Palsu

30 Apr 2012


Berita ini sangat menggelitik saya saat mau meng up loadnya, pejabat negara dan ketua Umum Partai penguasa ternyata menggunakan Plat mobil palsu

Hal ini terkuat saat ketua Umum itu memakai Mobil Innovanyz saat mendampingi istrinya, Athiyyah Laila, menjalani pemeriksaan di KPK menggunakan nomor polisi B 1716 SDC.

Saat membuka diklat SAR Nasional Anggatan I Divisi Tanggap Darurat DPP Partai Demokrat di Cibubur, , yakni Toyota Alphard menggunakan pelat nomor yang sama B 1716 SDC.

Jadi kedua mobil yag dimiliki mempunyai nomer Polisi yang sama, jadi janggal ni. Lewat penelusuran polisi, diketahui pelat nomor B 1716 SDC itu palsu. Polisi pun meminta agar pelat palsu itu diganti dengan aslinya. Jika ada yang memalsukan nomer polisi pada mobilnya maka akan di hukum pidana maupu denda,

"Jangan karena ini ketua umum, pemimpin partai politik penguasa lalu mendapat keistimewaan,"

Bagaimana menurut anda?!!

KALUNGUSUS - 03.33

28 Apr 2012

Pidato Wapres Budiono

28 Apr 2012


Pidato Wapres Budiono yang mengundang protes para pemuda dewan masjid indonesia dalam acara pembukaan Muktamar Dewan Masjid Indonesia, yang menyinggung tentang pengeras suara Masjid

Berikut pidatolengkapnya:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.,

Pertama-tama marilah kita bersama memanjatkan puji dan syukur kita kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya hingga kita dapat berkumpul bersama di tempat ini pada acara Muktamar Dewan Masjid Indonesia Ke-6 Tahun 2012. 

Saya juga ingin menyampaikan rasa bahagia dapat hadir di majelis yang Insya Allah dimuliakan oleh Allah SWT, bersama para Pengurus Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah Wakil Takmir Masjid Raya Provinsi, serta Badan Otonom Dewan Masjid Indonesia.

Sebelum saya melanjutkan sambutan, pada kesempatan pertama ini saya ingin menyampaikan salam hangat dari Bapak Presiden kepada Saudara-saudara. Dikarenakan beliau ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan, saya diminta mewakili beliau untuk menghadiri pembukaan Muktamar Dewan Masjid Indonesia kali ini.

Saudara Pimpinan Dewan Masjid Indonesia, Para Peserta Muktamar dan Hadirin yang Saya Hormati,

Muktamar Ke-6 Dewan Masjid Indonesia ini memiliki arti yang penting sebagai forum permusyawaratan tertinggi di dalam organisasi Dewan Masjid Indonesia. Kesempatan ini pula merupakan momentum yang baik untuk melakukan refleksi, evaluasi sekaligus perencanaan program/kegiatan untuk mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah Mahdoh (ritual) dan pusat ibadah Muamalah (sosial kemasyarakat). 

Dalam kesempatan lain, pernah saya sampaikan bahwa Masjid merupakan satu institusi sentral dalam peradaban Islam dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah umat Islam. Dari masjidlah, tumbuh dan berkembang khazanah pemikiran dan keilmuan serta strategi pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat Islam. 

Masjid sejatinya selain menjadi basis ideologi dan spiritual umat Islam, juga berperan sebagai wahana untuk memfasilitasi berbagai upaya pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya serta berbagai bidang lainnya. Untuk itu saya memandang sangat tepat Muktamar kali ini mengangkat tema: “Revitalisasi dan Reaktualisasi Peranan Masjid Sesuai Sunnah Rasul”. 

Saudara-Saudara sekalian,

Bagi seorang Muslim, masjid adalah lembaga terpenting setelah rumah dan tempat kerja. Dia merupakan pusat kegiatan komunitas Muslim, tempat bersosialisasi, dan tempat kembali mensucikan dan mendekatkan diri ke Sang Pencipta.

Menurut para ahli, masjid berasal dari akar kata yang sama dengan sujud, posisi dalam sholat dimana seorang Muslim meletakkan keningnya ke tanah sebagai tanda kepasrahan dan ketaatan total kepada kehendak Ilahi. Bangunan masjid dengan kubah dan menaranya konon menyimbolkan monotheisme Islam dalam bentuk Tauhid serta kesatuan dan persatuan umat Islam.

Pada kesempatan yang saya sebut tadi, saya juga menyampaikan bahwa disamping mengembalikan masjid sebagai tempat membangun kembali peradaban umat, masjid juga ditantang untuk menyebarkan Islam sebagai agama yang damai dan penuh rahmat Ilahi. 

Dari berbagai sumber, diperkirakan jumlah masjid dan mushola di seluruh Indonesia saat ini hampir mencapai 1 juta masjid. Tidak pelak lagi bahwa masjid mempunyai peran dalam membangun karakter bangsa. Karenanya, disamping sebagai tempat ibadah bersama, pemrakarsa masjid juga diharapkan sungguh-sungguh memperhatikan agenda dan kepengurusan masjid. 

Kita semua berkepentingan agar masjid dijaga jangan sampai jatuh ketangan mereka yang menyebarkan gagasan yang tidak Islami seperti radikalisme, fanatisme sektarian, permusuhan terhadap agama dan kepercayaan orang lain, dan anjuran-anjuran provokatif yang bisa berujung kepada tindak kekerasan dan terorisme. Islam adalah agama yang sangat toleran. Islam mengajarkan kepada kita bahwa jalan terbaik adalah jalan tengah.

Saudara-saudara,

Salah satu keunikan agama Islam sebagai agama wahyu terakhir adalah adanya kesatuan arah dalam beribadah. Dari masjid di seluruh dunia, ketika menghadap Rabbul alamin dalam sholat maupun berdoa, kita semua menghadapkan tubuh kita ke arah yang sama yakni Baitullah Ka’bah di Mekkah. Mengikuti peredaran waktu dan matahari, tidak satu detikpun di seantero planet bumi ini lepas dari suara azan karena waktu sholat yang berbeda-beda. 

Allah juga memberi ganjaran berlipat bagi Muslim yang sholat berjamaah dari pada yang sholat sendirian. Kesatuan arah dan kebersamaan ini adalah salah satu inti ajaran Islam dimana umat Islam dituntut bersatu dan bersama dalam menjalankan kebaikan. 

Sebagaimana kita bangsa Indonesia selalu berupaya menjaga kesatuan dan persatuan bangsa yang majemuk ini, pemerintah mengharapkan agar Dewan Masjid Indonesia terus menerus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam perbedaan diantara berbagai agama yang ada di Indonesia dan sekaligus menjauhkan umat dari sikap tidak toleran, apalagi sikap sesat yang menyesatkan diantara umat Islam sendiri. Surga Tuhan sangatlah terlalu luas untuk menampung berbagai jalan yang ditempuh hambanya menuju kehidupan abadi di akhirat.

Para Hadirin yang Berbahagia,

Masjid juga merupakan usaha bersama yang harus dikelola secara profesional. Imam masjid tentu adalah orang benar-benar fasih dan memahami seluk beluk aturan agama, dan pengurus masjid adalah pengelola yang berkomitmen dan mampu menjaga dan memelihara bangunan dan seluruh aspek kegiatan masjid. 

Salah satu hal yang ingin saya sampaikan di sini terkait dengan gerakan nasional yang akan dicanangkan Bapak Presiden, yaitu masalah kebersihan. 

Kita semua pernah mendengar atau membaca hadis Rasulullah SAW yang terkenal yang mengatakan bahwa “Kebersihan adalah bagian dari iman”. Setiap mukmin harus menjaga kebersihan dirinya dan lingkungannya. 

Masjid sebagai tempat suci untuk melaksanakan ibadah yang diperintahkan Tuhan harus menjadi contoh sebagai tempat paling bersih di antara tempat-tempat lain. Kebersihan, terutama di tempat kita berwudhu, serta aroma yang sedap di lingkungan masjid akan menambah kekhusyukan kita dalam beribadah. Kebersihan yang dimulai dari masjid akan menularkan kebiasaan bersih di lingkungan lain seperti rumah, sekolah, dan tempat kita bekerja.

Perkenankan saya menyampaikan satu hal lagi yang berkaitan dengan pengelolaan masjid.Dalam rangka mensyiarkan Islam dan memberikan citra positif bagi umat Islam, kita di Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia dapat memberikan contoh-contoh yang baik bagi dunia Islam. 

Dewan Masjid Indonesia kiranya juga dapat mulai membahas, umpamanya, tentang pengaturan penggunaan pengeras suara di masjid-masjid. Kita semua sangat memahami bahwa adzan adalah panggilan suci bagi umat Islam untuk melaksanakan kewajiban sholatnya. Namun demikian,apa yang saya rasakan barangkali juga dirasakan oleh orang lain, yaitu bahwa suara adzan yang terdengar sayup-sayup dari jauh terasa lebih merasuk ke sanubari kita dibanding suara yang terlalu keras, menyentak, dan terlalu dekat ke telinga kita. 

Al-Qur’an pun mengajarkan kepada kita untuk merendahkan suara kita sambil merendahkan hati ketika berdoa memohon bimbingan dan petunjukNya. 

Saudara-saudara Sekalian,

Dalam usianya menjelang matang, yaitu mencapai 40 tahun, sejak didirikannya pada tanggal 22 Juni 1972, masih banyak ruang bagi Dewan Masjid Indonesia untuk berbuat bagi kemajuan dan peningkatan kualitas pengelola Masjid. 

Dalam kesempatan ini ada beberapa harapan yang saya ingin sampaikan kepada Majelis yang mulia ini. 

Pertama, saya berharap Dewan Masjid Indonesia senantiasa memberdayakan masjid untuk melakukan upaya edukasi kepada umat muslim melalui dakwah dalam rangka peningkatan karakter dan moral umat muslim dalam berbangsa, bernegara dan bermasyarakat utamanya kepada generasi muda. 

Kedua, Dewan Masjid Indonesia saya harapkan mampu mendorong Masjid agar dimanfaatkan tidak hanya sebagai sarana ibadah, namun juga dapat dijadikan sarana pendidikan, baik pendidikan Tahfidzul Qur’an (hapalan Qur’an) dan Tahsinul Qur’an (memperbaiki kualitas bacaan Quran) maupun pendidikan dasar formal seperti TK, SD, dan SMP.

Ketiga,kita mengharapkan Dewan Masjid Indonesia mampu memberdayakan Masjid sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan minat, bakat, dan keterampilan generasi muda melalui pelatihan kepemimpinan, manajemen dan ketrampilan bagi Pemuda Remaja Masjid.

Keempat, Dewan Masjid Indonesia diharapkan mampu mendorong Masjid dalam penciptaan kemakmuran umat muslim melalui optimalisasi zakat, infaq, shadaqah bekerjasama dengan BAZNAS serta melalui pengembangan usaha yang berbasis syariah (seperti Baitul Maal Wat Tamwil/BMT) di kalangan Majelis Taklim sehingga dapat lebih optimal membantu maupun memberdayakan kaum dhuafa utamanya anak-anak terlantar. 

Saudara-saudara para peserta Muktamar yang berbahagia,

Demikianlah, sambutan saya. Semoga dapat menjadi masukan bagi Saudara-saudara dalam bermusyawarah selama 3 (tiga) hari ini. 

Akhirul kalam, dengan memohon ridho dan petunjuk Allah SWT dan mengucap Bismillahirrahmanirrahim Muktamar Ke-6 Dewan Masjid Indonesia, secara resmi dibuka. Selamat melaksanakan Muktamar. 

Terima kasih

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Wakil Presiden Republik Indonesia

Boediono

KALUNGUSUS - 20.43

25 Apr 2012

Wajah Artis korea yang sering ditiru dalam operasi Plastik

25 Apr 2012


Ada hal yang menarik, banyak artis dalam meningkatnya popularitasnya sering berbuat apa saja untuk menjaga penampilan maupun menambah bagian tubuhnya agar bisa dilihat lebih bagus dari biasanya, seperti serial Korea membuat aktris yang membintangi acara itu juga ikut naik daun. Begitu terkenalnya mereka sampai wajahnya pun menjadi dambaan orang yang melakukan operasi plastik.

Pada pertengahan tahun 2000-an, seorang dokter bedah plastik asal Korea, Joo Kwon kedatangan seorang pasien asal China. Wanita tersebut datang ke kliniknya, padahal dia belum pernah mengiklankan kliniknya sampai ke luar negeri.

"Entah bagaimana mereka bisa tahu klinik ini dan sebagian besar dari mereka ingin memiliki wajah seperti Lee Young-Ae," ujar dokter bedah plastik yang ada di klinik JK Plasticy Surgery Centre, Korea Selatan itu.
Lee Young-Ae yang disebutkan Joo Kwon adalah bintang serial 'Jewel in the Palace'. Lee Young-Ae memerankan tokoh Dae Jang Geum yang langsung menarik hati jutaan penonton serial tersebut di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Bukan hanya Lee Young-Ae saja yang wajahnya laris ditiru dalam operasi plastik. Pastinya sejak nama-nama selebriti Korea mendunia, makin banyak orang dari luar negeri tersebut yang ingin mengoperasi wajahnya, entah itu hidung, mata atau bibir agar mirip dengan artis idola mereka.

Menurut data pemerintah Korea, pengeluaran yang dihabiskan turis di Korea untuk biaya medis mencapai US$ 116 juta pada 2011 lalu. 40% dari pengeluaran itu untuk operasi plastik atau perawatan kulit lainnya seperti botoks.

Masih berdasarkan data pemerintah Korea, seperti dikutip Daily News, sebagian besar turis yang datang ingin melakukan operasi pada hidung, wajah, pengecilan rahang atau tummy tuck. Turis yang paling banyak melakukan operasi plastik itu berasal dari China.

"Booming bintang Korea sangat berperan dalam peningkatan pasien (bedah plastik) baru dari luar negeri," jelas Hong Jeong-Geun, juru bicara untuk Korea Society of Plastic and Reconstructive Surgeons.  Meningkatnya popularitas serial Korea membuat aktris yang membintangi acara itu juga ikut naik daun. Begitu terkenalnya mereka sampai wajahnya pun menjadi dambaan orang yang melakukan operasi plastik.


Pada pertengahan tahun 2000-an, seorang dokter bedah plastik asal Korea, Joo Kwon kedatangan seorang pasien asal China. Wanita tersebut datang ke kliniknya, padahal dia belum pernah mengiklankan kliniknya sampai ke luar negeri.

"Entah bagaimana mereka bisa tahu klinik ini dan sebagian besar dari mereka ingin memiliki wajah seperti Lee Young-Ae," ujar dokter bedah plastik yang ada di klinik JK Plasticy Surgery Centre, Korea Selatan itu.

Lee Young-Ae yang disebutkan Joo Kwon adalah bintang serial 'Jewel in the Palace'. Lee Young-Ae memerankan tokoh Dae Jang Geum yang langsung menarik hati jutaan penonton serial tersebut di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Bukan hanya Lee Young-Ae saja yang wajahnya laris ditiru dalam operasi plastik. Pastinya sejak nama-nama selebriti Korea mendunia, makin banyak orang dari luar negeri tersebut yang ingin mengoperasi wajahnya, entah itu hidung, mata atau bibir agar mirip dengan artis idola mereka.


Menurut data pemerintah Korea, pengeluaran yang dihabiskan turis di Korea untuk biaya medis mencapai US$ 116 juta pada 2011 lalu. 40% dari pengeluaran itu untuk operasi plastik atau perawatan kulit lainnya seperti botoks.

"Booming bintang Korea sangat berperan dalam peningkatan pasien (bedah plastik) baru dari luar negeri," jelas Hong Jeong-Geun, juru bicara untuk Korea Society of Plastic and Reconstructive Surgeons.

Apakah anda menginginkan wajah sepertinya, dengan biaya yang tidak sedikit, atau mensyukuri apa yang diberikan Allah dengan wajah seperti anda?

KALUNGUSUS - 04.49